SuaraJogja.id - Partai Golongan Karya (Golkar) dipastikan mengusung bakal pasangan calon (bapaslon) Sunaryanta dan Heri Susanto di Pilkada Gunungkidul 2020.
Surat Keputusan (SK) Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Partai Golkar untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gunungkidul pun akhirnya diserahterimakan.
SK tersebut diserahkan oleh Ketua DPD Partai Golkar Gunungkidul, Sugiyarto kepada Sunaryanta secara simbolis dan disaksikan Ketua DPD Golkar DIY, Gandung Pardiman, Minggu (23/08/2020) di Aula BMT Dana Insani Gunungkidul.
Ketua DPD Partai Golkar DIY, Gandung Pardiman mengatakan berdasarkan hasil koordinasi panjang dan atas persetujuan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar maka pihaknya memutuskan mengusung Sunaryanto dan Heri Susanto. Sebelum SK tersebut keluar, pihaknya juga melakukan komunikasi intens dengan Sunaryanta.
"Lewat SK tersebut, kami dan Pak Sunaryanto juga diberikan tugas untuk menjalin komunikasi dengan partai politik (parpol) lain guna membentuk kemungkinan koalisi,"ujarnya usai acara, Minggu (23/8/2020).
Namun demikian, Gandung mengakui jika komunikasi tersebut tidak jalan. Oleh karena itu, pihaknya lantas kembali berkoordinasi dan menetapkan Sunaryanta dan Heri Susanto sebagai bapaslon ke Pilkada.
Ketua Pemenangan Pemilu Golkar Wilayah Jateng-DIY, Iqbal Wibisono mengatakan berdasarkan hasil koordinasi dan evaluasi yang berjalan dalam berbagai tahapan, Golkar menganggap Sunaryanta dan Heri Susanto merupakan pasangan yang ideal untuk Pilkada nanti. Sunaryanta memiliki karier di militer, dan Heri merupakan mantan ASN serta kader Golkar.
"Ini pasangan ideal. SK Penetapan resmi diterima dari DPP pada 19 Agustus lalu," kata Iqbal.
Sunaryanta sendiri saat ini memiliki pangkat aktif sebagai Mayor TNI. Sebelumnya ia juga memiliki karier di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI.
Baca Juga: Sulit Dideteksi, Penyebab ASN Gunungkidul Terpapar Covid-19 Masih Misterius
Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan institusi tempatnya bertugas berkaitan dengan penetapan dirinya maju ke Pilkada.
"Saya nanti pasti akan mundur dari jabatan aktifnya saat ini. Saat ini masih dalam proses, mudah-mudahan tidak lama lagi akan keluar keputusan resmi pengunduran diri saya," kata Sunaryanta.
Sebelumnya, partai berlambang beringin ini mengeluarkan SK sementara. Nama yang diusung saat itu adalah pasangan Sunaryanta dan Martanty Soenar Dewi.
Martanty Soenar Dwi sebenarnya adalah salah satu pengurus Partai Golkar Jawa Timur. Kini Martanty justru bersanding dengan Immawan Wahyudi, calon yang diusung Partai NasDem.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi