SuaraJogja.id - Hari pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS makin dekat. Di Kota Yogyakarta sendiri telah diumumkan beberapa peraturan mengenai pelaksanaan SKB di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
Kepala Bidang Pengembangan Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Jogja Ary Iryawan mengungkapkan, sebanyak 949 peserta SKB akan mengikuti tes di Jogjakarta Expo Center (JEC) pada 17-18 September 2020.
Sementara itu, sisa peserta lainnya sebanyak 54 orang menjalani SKB di daerah lain. Total ada 1.003 peserta SKB Kota Jogja.
Bagi peserta dari luar DIY yang mengikuti SKB di Kota Jogja, mereka diwajibkan membawa surat keterangan Rapid Diagnostic Test (RDT), sedangkan peserta yang domisili DIY tidak perlu RDT.
Ary pun mengimbau para peserta SKB yang memilih lokasi di luar DIY supaya rajin memantau informasi di daerah masing-masing.
Sebab, kata dia, tidak menutup kemungkinan adanya perbedaan tata cara dan tanggal pelaksanaan SKB yang diterapkan di Kota Jogja dibandingkan dengan darah lain.
Ary menyebutkan, dalam SKB tahun ini para peserta bisa memilih lokasi SKB yang terdekat dengan domisili mereka. Oleh karena itu, meski mendaftar sebagai CPNS di Kota Jogja, tetapi bila mengikuti SKB di tempat lain, bisa jadi aturan dan tanggal pelaksanaannya berbeda.
"Dia harus mencermati pengumuman di sana, di tempat penyelenggaraan di sana, ada kemungkinan ada perbedaan [aturan], ibarat tamu harus menyesuaikan tempat yang dituju," terang Ary, dihubungi pada Senin (24/8/2020) oleh HarianJogja.com -- jaringan SuaraJogja.id.
Para peserta juga diharap mencermati aturan yang ada di lokasi ujian. Meski begitu, Ary menyebutkan bahwa secara garis besarnya aturannya sama. Hanya saja, protokol kesehatannya mungkin agak berbeda.
Baca Juga: Jadwal SKB CPNS BKN, Cek Aturan dan Lokasinya
"Asal sesuai pengumuman, di pengumuman sudah kita uraikan, kewajibannya apa yang harus dibawa, sudah kita sampaikan di pengumuman di situ," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB
-
Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig
-
75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah
-
Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik