SuaraJogja.id - Polsek Depok Timur masih mengejar pelaku penganiayaan di warmindo atau Burjo Andeska, Jalan Seturan Raya, Caturtunggal, Depok, Sleman. Hingga kini pelaku diprediksi berhasil keluar Yogyakarta.
"Ini sudah diketahui, anggota [kepolisian] sedang ke luar kota untuk mencari posisi tersangka," kata Kapolsek Depok Barat Kompol Rachmandiwanto, dihubungi SuaraJogja.id, Jumat (4/9/2020).
Dirinya menjelaskan bahwa pelaku diprediksi sudah keluar dari Pulau Jawa. Kendati demikian, pihaknya masih mengumpulkan sejumlah petunjuk.
"Bisa jadi keluar pulau [Jawa], kami masih intensifkan lagi," ujar Rachmandiwanto.
Ia menambahkan, polisi cukup kesulitan menangkap pelaku. Pasalnya, pelaku mendapat bantuan dari rekannya, sehingga sulit ditemukan.
"Yang membuat sulit tertangkap karena teman temannya melindungi dan membantu menyembunyikan. Masih kami buru orang itu," tambah dia.
Rachmandiwanto mengungkapkan, pelaku diprediksi kabur seusai peristiwa penganiayaan.
Peristiwa yang diduga dipicu karena saling pandang itu menyebabkan seorang korban terluka.
"Pagi setelah kejadian [pelaku diduga] langsung kabur. Kejadiannya berawal dari sekelompok orang yang masuk ke dalam warmindo. Karena orang ini terpengaruh minuman keras dan saling pandang, akhirnya terlibat cekcok," terangnya.
Baca Juga: Ungkap Cara Kylie Jenner Bikin Mi Instan, Video Ini Picu Perdebatan Sengit
Akibat cekcok tersebut, seorang korban ditusuk dengan benda tajam yang dibawa terduga pelaku.
Korban, yang mengalami luka di bagian perut sebelah kiri, meminta pertolongan kepada seorang driver ojek online.
Seorang saksi mata, Bani (26), tak mengetahui persis kronologi penganiayaan tersebut. Kendati begitu, sempat terjadi cekcok hingga korban dan terduga pelaku berteriak.
"Setelah itu ada yang lari keluar. Kejadiannya di lantai 2 warung," kata Bani.
Sebelumnya diberitakan, kasus penusukan terjadi di BUrjo Andeska, Jalan Seturan Raya, Depok, Sleman, Kamis (13/8/2020) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban mengalami luka tusuk di bagian perut.
Hingga kini polisi masih berupaya melakukan pengejaran kepada pelaku. Diprediksi terduga pelaku sudah berada di luar pulau.
Berita Terkait
-
Ungkap Cara Kylie Jenner Bikin Mi Instan, Video Ini Picu Perdebatan Sengit
-
Gegara Suka Minta Uang, Donna Ditusuk-tusuk Teman Lelaki hingga Kritis
-
Diduga Dipersekusi Oknum Aparat Desa, Jazuli Digebuki dan Dilempar Asbak
-
Terungkap! Ini Penyebab WN Irak Tega Gorok Warga Bondowoso di Jember
-
Sebut Dugaan Persekusi Jazuli Selesai, Kades: Bingung Kenapa Lapor Polisi
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dukung Transformasi Hijau, 39 Aparatur OIKN Tuntaskan Pelatihan Khusus Smart Forest City di UGM
-
Panas! Hakim Bakal Konfrontasi Harda Kiswaya dan Saksi-saksi Lain di Sidang Dana Hibah Pariwisata
-
Harda Kiswaya Bantah Bertemu Raudi Akmal Terkait Dana Hibah Pariwisata
-
Jalan Kaki, Sepeda, atau Lari 10 KM: Cara Baru ASN Jogja Ngantor Imbas Kebijakan Bebas Kendaraan
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata