"Dan semangat untuk mendukung calon panglima di pemerintahan Kabupaten Bantul itu, tergambar saat barisan rakyat mengantar Halim-Joko menuju gerbang medan laga Pilkada, yakni KPU Bantul," paparnya.
Terkait dengan Tari Edan-Edanan Nirbaya yang digunakan untuk mengawali gerak langkah Halim-Joko menuju KPU Bantul, dalam budaya Jawa, tarian ini adalah laku budaya dari sebuah harapan agar terhindar dari sengkala atau beboyo. Simbol pengharapan kepada Sang Maha Kuasa agar dihindarkan dari segala rintangan seiring ikhtiar politik Halim-Joko.
Tarian cucuk lampak ini juga menjadi simbol langkah awal Halim-Joko membersihkan Bantul dari perilaku Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.
Mengiringi Halim-Joko, perwakilan tokoh-tokoh desa dari 17 kecamatan mengenakan busana Surjan dan Peranakan bermotif Lurik.
"Busana ini dikenakan sebagai simbol atas sebuah pengharapan," terang Halim.
Surjan yang berasal dari kata Sirojaan dan bermakna pelita adalah perlambang asa rakyat agar Halim-Joko bisa menjadi penerang masa depan Kabupaten Bantul. Sementara, busana Peranakan adalah pesan kepada Halim-Joko agar selalu berbakti pada Ibu Pertiwi, karena keduanya lahir dari rahim yang sama, yakni rahim rakyat.
Motif Lurik pun sarat makna. Motif garis tiga dan empat atau yang bisa disebut telupat, akronim telu-papat, jika dijumlahkan adalah tujuh. Bagi masyarakat Jawa, angka tujuh merupakan angka keberuntungan. Angka tujuh, atau yang disebut “pitu”, juga bermakna pitulungan, yaitu pertolongan dari Yang Maha Kuasa.
"Sebuah pengharapan rakyat agar Halim-Joko diberi keberuntungan dan pertolongan untuk bisa memenangkan pertarungan dalam pilkada nantinya," kata Halim.
Sementara, warna biru busana Surjan dan Peranakan yang dipakai barisan tokoh desa ini juga perlambang kekuatan rakyat bagai lautan. Kekuatan yang besar, tetapi tenang dan luas. Kekuatan yang didukung prajurit-prajurit siap bertempur demi kemenangan Halim-Joko dalam kontestasi Pilkada.
Baca Juga: Puan Singgung Minang, Fadli Zon: Mungkin Slip of the Tongue
Barisan iring-iringan yang turut mengantar Halim-Joko mendaftar di KPU Kabupaten Bantul di antaranya adalah barisan pelaku seni budaya, petani, nelayan, kaum perempuan, pelaku wisata, pelaku UMKM, kaum milenial, hingga laskar-laskar militan. Kesadaran kolektif rakyat untuk mendukung ikhtiar politik Halim-Joko adalah demi cita-cita bersama mewujudkan Bantul Lebih Baik.
Halim menyatakan optimismenya untuk menang karena pasangan ini diusung oleh empat partai: PDIP, PKB, PAN, dan partai Demokrat, serta didukung PSI dan Gelora Indonesia. Koalisi partai ini telah mengantongi modal 25 kursi di gedung DPRD Bantul.
"Masih ada dari PBB. Secara informal mereka menyatakan mendukung kita, tetapi sampai saat ini PBB belum mengantongi surat dari DPP," tambahnya.
Halim mengungkapkan, KPU telah menyatakan seluruh syarat pencalonan dan calon telah diterima. Khusus syarat calon akan diumumkan di kemudian hari untuk bisa lolos menjadi calon bupati dan wakil bupati. Ia berharap, koalisi besar akan merubah bantul menjadi pemerintahan lebih terbuka dan lebih melayani.
"Dukungan publik ke kami semakin besar," klaimnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Puan Singgung Minang, Fadli Zon: Mungkin Slip of the Tongue
-
Pernyataan Puan Singgung Warga Minang, Ini Pembelaan Ketua DPD PDIP Sumbar
-
Pemuda Minang Akan Laporkan Puan Maharani, Hasto Bilang Begini
-
Terkait Ucapan Singgung Sumbar, Pemuda Minang Akan Laporkan Puan Maharani
-
Puan Bakal Dilaporkan ke Polisi, Arteria Minta Warga Minang Tahan Diri
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026
-
Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival