- PT Jasa Marga mengoperasikan empat ruas tol fungsional tanpa tarif selama mudik Lebaran 2026 untuk mengurai kepadatan.
- Ruas tol fungsional tersebut meliputi Solo-Yogyakarta-YIA, Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi, Japek II Selatan, dan Yogyakarta-Bawen.
- Pembukaan ini bertujuan mengoptimalkan kapasitas jalan tol, mengurangi beban ruas eksisting, dan meningkatkan keselamatan perjalanan pemudik.
SuaraJogja.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan pengoperasian empat ruas tol fungsional pada periode arus mudik Lebaran 2026.
Empat ruas tol fungsional yang disiapkan tersebut meliputi Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo, Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan), serta Jalan Tol Yogyakarta-Bawen.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menuturkan pembukaan ruas tol fungsional ini untuk mengoptimalkan kapasitas jaringan jalan tol nasional selama periode mudik Lebaran.
"Sekaligus mengurangi beban lalu lintas pada ruas-ruas eksisting yang selama ini menjadi titik kepadatan agar arus lalu lintas tetap lancar dan terjaga," kata Rivan, dalam keterangannya dikutip, Senin (16/3/2026).
Disampaikan Rivan, seluruh ruas tol fungsional yang dibuka pada arus mudik Lebaran 2026 tidak dikenakan tarif. Operasional ini difokuskan sebagai jalur alternatif guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan perjalanan masyarakat.
Pada Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo, ruas fungsional yang sebelumnya hanya beroperasi hingga Prambanan akan diperpanjang dari Prambanan menuju Purwomartani sepanjang 12,23 KM.
Melalui anak usaha PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), pengoperasian segmen Prambanan-Purwomartani ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan menuju Yogyakarta dan sekitarnya.
Selain meningkatkan konektivitas antara Kota Solo, Yogyakarta, dan wilayah sekitar, ruas tol fungsional ini juga diproyeksikan memangkas waktu tempuh Klaten-Yogyakarta dari sekitar 45 menit menjadi sekitar 20 menit serta mempermudah akses menuju kawasan pariwisata strategis, seperti Candi Prambanan.
Sementara itu, pada Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi yang dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), ruas tol fungsional yang sebelumnya hanya difungsionalkan hingga Paiton akan diperpanjang hingga Situbondo Barat.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026: Tol Fungsional Jogja-Solo Ruas Purwomartani Hanya Dibuka untuk Arus Keluar
Penambahan ruas fungsional ini memiliki panjang sekitar 49,68 KM dan dinilai signifikan dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas di wilayah Jawa Timur.
Untuk wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, Jasa Marga juga memfungsionalkan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) pada segmen Sadang-Setu sepanjang 52 KM.
Ruas Proyek Strategis Nasional (PSN) ini berperan penting dalam mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Cipularang, khususnya di sekitar KM 66.
Sehingga kendaraan dari arah Bandung dapat langsung keluar melalui Sadang tanpa harus melewati titik kemacetan utama.
Selain itu, Jasa Marga melalui PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) juga menyiapkan jalur fungsional Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa-Bawen sepanjang 4,98 KM.
Meski relatif pendek, ruas ini dinilai efektif dalam mengurangi kepadatan lalu lintas dari pertigaan Bawen hingga melewati Kota Ambarawa yang kerap menjadi titik perlambatan arus saat musim mudik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Duh! Gunungkidul Sampai Ajukan Tambahan Stok BBM, Pemda DIY Lakukan Efisiensi Transportasi
-
Purbaya Dicopot, DPRD DIY Tantang Menkeu Baru Batalkan Seluruh Pemangkasan Anggaran Daerah
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja