SuaraJogja.id - Jumlah pasien positif Covid-19 di Kulon Progo yang sembuh bertambah.
Tiga pasien tersebut yakni KP-68 warga Lendah, KP-13 warga Temon dan KP-71 warga Galur.
"Tiga pasien sudah diperbolehkan pulang. Semoga sisanya juga segera menyusul sembuh," ujar Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kulonprogo Baning Rahayujati di Kulonprogo, seperti dilansir dari Antara, kemarin.
Sementara itu seorang pasien asal Temon dikabarkan meninggal dunia dalam kondisi positif Covid-19.
Dengan adanya informasi tersebut, total saat ini ada sebanyak 3 pasien positif Covid-19 di Kulon Progo yang meninggal dunia dari 87 kasus yang ada.
"Hari ini, KP-59 dari warga Kecamatan/Kapanewon Temon meninggal dunia," katanya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, total pasien positif Covid-19 di Kulon Progo sebanyak 87 kasus dengan rincian 37 pasien masih dirawat, 47 pasien sembuh dan tiga orang meninggal dunia.
Selain itu, data perkembangan kasus positif Covid-19 di setiap kecamatan dengan tingkat kasus, yakni Kecamatan Lendah dan Pengasih masing-masing 17 kasus, Sentolo sebanyak 16 kasus, Temon sebanyak 13 kasus, Galur sebanyak sembilan kasus, Wates sebanyak tujuh kasus, Panjatan dan Nanggulan masing-masing tiga kasus, dan Kokap satu kasus.
Ada dua kecamatan yang hingga saat ini belum terdapat kasus pasien positif Covid-19 atau masih zona hijau, yakni Girimulyo dan Kalibawang
Baca Juga: Bak Ngopi di Atas Awan, Begini Indahnya View Coffee Angkasa Kulon Progo
"Namun demikian, kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, jangan sampai lengah, khususnya selalu memakai masker," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Bakal Sweeping Daycare Tak Berizin
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
BRILink Agen Mekaar Bertransformasi Jadi Motor Ekonomi dan Lifestyle Micro Provider
-
Berawal dari Ijazah Ditahan, Eks Karyawan Bongkar Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha