SuaraJogja.id - Dua bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Bantul telah melakukan pendaftaran di KPU Bantul, Jumat (4/9/2020) lalu. Namun, pelaksanaan pendaftaran tersebut nyatanya masih menuai banyak catatan.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul, yang memiliki kewenangan dalam menentukan ada tidaknya pelanggaran saat pelaksanaannya, melihat masih ada beberapa hal yang tidak diindahkan oleh kedua bapaslon yang mendaftar. Salah satunya terkait banyaknya rombongan yang dibawa oleh kedua bapaslon ke KPU Bantul.
"Pengerahan massa yang terlihat saat pendaftaran bapaslon kemarin menjadi catatan kami. Memang hal ini, pengawasan tidak hanya yang ada di dalam kompleks kantor KPU Bantul saja, tetapi juga di luar kantor,” ujar Ketua Bawaslu Bantul Harlina ketika dihubungi pada Minggu (6/9/2020).
Harlina mengatakan bahwa selain persoalan tentang sistem informasi pencalonan pemilu (Silon), KPU pusat, yang sempat tidak merespons, menilai kedua bapaslon masih kurang mematuhi tentang aturan yang ada.
Baca Juga: Pendaftaran Pilkada Banyak Langgar Protokol, Komisi II Sentil KPU-Bawaslu
Pasalnya, baik dari kubu Suharsono-Totok Sudarto atau Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo, keduanya masih membawa banyak relawan untuk ikut mengantar mereka.
Hal itu, menurut Harlina, juga dapat dibuktikan dengan adanya konvoi kendaraan dari beberapa kelompok relawan yang hadir. Motor yang sudah diberi knalpot blombongan menjadi senjata utama dari para relawan kedua bapaslon.
"Untung saja ada pihak kepolisian dibantu juga oleh TNI yang bisa mengamankan situasi di lapangan, sehingga tidak menyebabkan kemacetan parah," ungkapnya.
Meski begitu, Bawaslu menilai, keputusan KPU Bantul untuk tetap membuka pendaftaran sesuai aturan, yakni hingga Minggu (6/9/2020) dini hari atau tepatnya pukul 24.00 WIB, merupakan langkah yang perlu diapresiasi. Meskipun dimungkinkan hanya dua paslon yang bakal maju, pihaknya tetap memuji langkah sesuai aturan tersebut.
Harlina menjelaskan, pihaknya saat ini juga sudah mempersiapkan anggotanya untuk berjaga atau mengawal dua bapaslon dalam melakukan tes kesehatan. Rencanany,a tes kesehatan kepada dua bapaslon itu akan diselenggarakan pada Senin (7/9/2020) di RSUP Dr Sardjito.
Baca Juga: Dua Hari 70 Orang Positif Covid-19 di Boyolali, 36 Dari Pengawas Pemilu
“Sudah kami siapakan untuk personil yang akan mengawasi kedua bapaslon dalam tes kesehatan itu nanti. Mereka akan berjaga di sana,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Riza Nasrul Falah, Ketua Bawaslu Bandung Barat Ngaku Khilaf Diciduk Pesta Sabu: Awalnya Mau Beli Galon!
-
Permintaan Wamendagri Ribka Haluk: Pemda Sinkronisasikan Anggaran PSU dengan KPU, Bawaslu, dan Aparat Keamanan Daerah
-
KPU Barito Utara Disebut Main Mata karena Acuhkan Perintah Bawaslu
-
Sidang DKPP, Pimpinan KPU Barito Utara Disebut Langgar Etik karena Acuhkan Rekomendasi Bawaslu
-
Diduga Langgar Kode Etik di Pilkada, KPU-Bawaslu Maybrat Dilaporkan ke DKPP
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo