Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Bina Insan Mandiri (LPPM BIMa) secara simbolis menyerahkan bantuan untuk anak-anak binaan, Selasa (8/9/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Dalam sehari sebelum pandemi Covid-19, Suryamtini bisa menjual 80 pak nasi kuning atau sekitar 4 kilogram beras. Namun semenjak pandemi datang, paling banyak ia hanya bisa menghabiskan 1 kilogram beras.
"Usaha nasi kuning sedang sepi sekali. Suami juga sedang sakit, sehingga tidak mampu mencari nafkah, tapi adanya Dapur Bude ini bisa sedikit membantu saya dan keluarga," ucapnya.
Berita Terkait
-
Awas! Pilkada Kota Semarang dan Solo Rawan Jadi Klaster Penularan COVID-19
-
Sekda Positif COVID-19, Pejabat Pemkab Sukoharjo Lakukan Karantina Mandiri
-
Kerahkan Aparat Agar Taat Protokol, Jokowi: Ini Demi Keselamatan Masyarakat
-
Pakai Denim Belel Saat Bertemu Menteri, Atta Halilintar Dinyinyiri Netizen
-
Ditutup 5 Bulan, Kereta Bawah Tanah India Sudah Beroperasi Kembali
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Jadwal Lengkap Agenda Wisata Jogja Februari 2026: Dari Tradisi hingga Romansa!
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Babak Baru Rampasan Geger Sepehi 1812: Trah Sultan HB II Tegas Ambil Langkah Hukum Internasional
-
Misteri Terkuak! Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Sleman Ternyata Mantan Suami Pemilik Rumah
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan