SuaraJogja.id - Akun Facebook Annas Say membagikan ceritanya mengenai masjid yang berada di sekitar tempat tinggalnya. Terbuka 24 jam, tempat ibadah itu mempersilakan setiap orang singgah meskipun bukan untuk salat jemaah.
Dalam ceritanya ia menuliskan, Masjid Raya Al Falah yang ada di Sragen selalu dikunjungi masyarakat setiap waktu sekalipun saat bukan jam salat wajib, baik di pagi hari, tengah malam, bahkan menjelang dini hari.
Di antara para pengunjung tersebu bukanlah orang yang datang untuk melakukan ibadah seperti salat atau mengaji. Ada orang yang datang ke masjid hanya untuk mengambil air minum. Sambil membawa botol kosong, ia mengisinya dengan teh jahe al falah lalu pergi begitu saja.
"Ada banyak orang yang ke masjid di malam hari, tengah malam bahkan dini hari. Mereka sama sekali tidak masuk area utama masjid. Mereka begitu Parkir motor langsung menuju kamar mandi. Setelah itu langsung pergi lagi," tulis akun Annas Say dalam unggahannya Minggu (6/9/2020).
Baca cerita selengkapnya soal masjid Al Falah DI SINI.
Ia menyebutkan, beberapa orang tersebut sebagai jemaah masjid yang tidak pernah salat di dalam masjid. Namun, pihaknya menyadari bahwa masjid Al Falah juga hadir untuk mereka.
Mereka yang datang, meskipun bukan untuk salat, kata Anans Say, tetaplah hamba Allah yang memiliki hak mengambil manfaat dari berdirinya sebuah masjid. Ia juga mengaku sadar bahwa sebagai takmir, dirinya dan jajaran bukanlah pemilik masjid.
Meski menjabat sebagai takmir, tetapi ia tidak merasa berhak untuk menentukan siapa yang boleh datang maupun tidak ke masjid. Annas menyebutkan bahwa masjid adalah milik seluruh umat, dan semua orang berhak untuk mendatanginya.
"Maka kami berkomitment untuk membuka masjid ini selama 24 Jam setiap hari. Tak pernah ditutup. Apalagi digembok.
Untuk semua orang," tulis Annas.
Baca Juga: Jakarta Kembali Lakukan PSBB Ketat, Sri Sultan HB X Khawatirkan Ini
Jika saat ini ada orang yang datang ke masjid hanya untuk mencari minum, menumpang ke kamar mandi, atau sekadar menumpang tidur, Annas akan membiarkannya.
Ia berharap, suatu hari mereka juga bisa merasakan dinginnya lantai masjid bertemu kening saat sujud dan merasa tenang serta syahdu meratap, menyembah, dan mendekat kepada Tuhan.
Sejak diunggah, cerita tersebut sudah disukai lebih dari dua ribu pengguna Facebook. Sementara, ada 200 lebih meninggalkan komentar dan 700 lebih warganet membagikan ulang.
"Mungkin suatu saat, anak-anak mereka atau cucu-cucu mereka yang akan mengisi dan menggantikan kita-kita (bapak) ta'mir masjid Al Falah," tulis akun Drh Toto Sragen.
"Alhamdulillah saya suka menemukan status ini. Saya sering singgah di masjid itu, dan Alhamdulillah takmir-takmirnya ramah, masjid bersih, rapi, dan pelayanannya kepada jamaah luar biasa. Semoga dapat menginspirasi takmir-takmir masjid yang lain," komentar akun Mas Bakir.
Sementara akun Anna Julianto menyampaikan, "Masjid ku ya open 24 jam, WC bebas digunakan semua orang tanpa ada kotak infaq tanpa memandang agama."
Berita Terkait
-
Pengajian ASN, Pemkab Sragen Klaim Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
-
Undang ASN Pengajian, Pemkab Sragen Dihujani Kritikan
-
77 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, RSUD Sragen Ditutup
-
Ada Sumber Mata Air Asin di Sangiran, Apakah Bekas Lautan?
-
Serapan Anggaran Rendah, Bupati Sragen Instruksikan Kibarkan Bendera Hitam
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Terungkap! 5 Fakta Mengerikan Kasus Kekerasan Berantai di Daycare Little Aresha Jogja
-
Neraka Berkedok Daycare di Jogja: Bayi Diikat, Lapar, dan Pulang Bawa Luka
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Bakal Sweeping Daycare Tak Berizin
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo