SuaraJogja.id - Tidak ada lonjakan jumlah penumpang di Yogyakarta International Airport atau Bandara YIA menjelang pemberlakuan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.
Hingga Minggu (13/9/2020), pergerakan di bandara yang terletak di Kapanewon Temon, Kulon Progo itu masih tampak normal.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Airport Operation and Service Senior Manager PT Angkasa Pura (AP) 1 Nyoman Noer Rohim.
Ia mengatakan, tidak ada penambahan jumlah penumpang yang begitu drastis.
Setiap hari, kata dia, jumlah rata-rata penumpang di YIA berada di angka 3.000-4.000 orang.
"Angka rata-rata itu sudah meliputi kedatangan dan keberangkatan," terang Nyoman kepada awak media.
"Lebih detailnya, untuk kedatangan, angkanya ada di kisaran 1.500 hingga 2.000 orang," imbuhnya.
Nyoman menjelaskan, dari data terbaru yang dicatat pada Sabtu (12/9/2020), ada sebanyak 1.760 kedatangan dan 1.748 keberangkatan dari penerbangan domestik.
Sedangkan, untuk total penumpang yang masuk dalam catatan selama September 2020, terdapat 23.940 untuk kedatangan dan 19.383 orang untuk keberangkatan.
Baca Juga: Anies Bikin Aturan Baru PSBB jakarta, Mal dan Pasar Boleh Beroperasi
Menurutnya, dari data tersebut, pihaknya sudah dapat memastikan, tidak ada lonjakan yang terjadi untuk kedatangan, apalagi keberangkatan.
Terlebih lagi, pengguna jasa pesawat yang berasal dari wilayah Jakarta bakal memulai PSBB esok hari.
"Masih sama saja seperti hari sebelumnya. Tidak ada pergerakan penumpang di YIA yang mengalami peningkatan secara drastis," ujarnya.
Nyoman menambahkan, hingga saat ini Bandara YIA juga tidak memiliki persiapan khusus menghadapi kemungkinan lonjakan penumpang dari Jakarta.
Pihaknya memastikan, standar dan prosedur pelayanan penumpang akan tetap sama seperti yang sudah berlaku selama pandemi ini.
"Perisapan khusus tidak ada, masih sama saja," tandasnya.
Berita Terkait
-
Anies Bikin Aturan Baru PSBB jakarta, Mal dan Pasar Boleh Beroperasi
-
Gubernur DKI Sebut 12 Hari Terakhir Kasus Positif Covid-19 Naik Signifikan
-
Anies: Tetap di Rumah Kecuali Ada Kebutuhan yang Mendesak!
-
Anies: Satu Gedung Harus Ditutup Jika Ada Temuan Kasus Corona
-
Lewat Aturan Baru PSBB, Anies Tetap Larang Warga Gelar Hajatan Nikahan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta