Ia mengatakan sejauh ini Pemda DIY belum berencana menerapkan aturan pembatasan secara tegas seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Namun pihaknya mempertimbangkan opsi pembatasan yang lebih ketat terkait jumlah pengunjung dan jam operasional di suatu tempat.
“Pembatasan jumlah pengunjung di suatu tempat bisa menjadi masukan yang dibahas. Misal penjual makanan kita buat model hanya boleh take away, supaya tidak terjadi kerumunan. Kemudian yang tidak disiplin protokol Kesehatan jangan dilayani. Kalau dilayani akibatnya tempat usahanya yang ditutup,” ungkapnya.
Terpisah, berdasarkan data dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY pada Senin (21/9/2020) terdapat 64 penambahan kasus positif. Sedangkan sehari sebelumnya ada penambahan 70-an kasus Covid-19 baru di DIY.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal