Ia mengatakan sejauh ini Pemda DIY belum berencana menerapkan aturan pembatasan secara tegas seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Namun pihaknya mempertimbangkan opsi pembatasan yang lebih ketat terkait jumlah pengunjung dan jam operasional di suatu tempat.
“Pembatasan jumlah pengunjung di suatu tempat bisa menjadi masukan yang dibahas. Misal penjual makanan kita buat model hanya boleh take away, supaya tidak terjadi kerumunan. Kemudian yang tidak disiplin protokol Kesehatan jangan dilayani. Kalau dilayani akibatnya tempat usahanya yang ditutup,” ungkapnya.
Terpisah, berdasarkan data dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY pada Senin (21/9/2020) terdapat 64 penambahan kasus positif. Sedangkan sehari sebelumnya ada penambahan 70-an kasus Covid-19 baru di DIY.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga
-
Cherrypop 2026 Siap Guncang Prambanan, Puluhan Musisi Lintas Generasi Meriahkan Repelita Musik
-
42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
Belum Genap Tiga Tahun, Puluhan Becak Listrik Danais Rusak, Dishub Sebut Baru Proyek Percontohan