"Jadi dokter dan perawat di asrama haji berbeda dengan rusunawa Gemawang," imbuh dia.
Mengetahui rusunawa berada di wilayah Kapanewon Mlati, Panewu Mlati Yakti Yudanto menyatakan siap membantu persiapan rusunawa sebagai FKDC Kabupaten Sleman. Hanya saja, ia masih belum mendapat infomasi resmi terkait aktivasi rusunawa tersebut.
"Kalau mau digunakan untuk pasien positif [asimtomatik] karena asrama haji penuh, kami siap membantu dari sisi kebersihan," tambah Yakti.
Rusun tersebut berada di Kalurahan Sinduadi, terdiri dari kompleks tersendiri yang tidak menjadi satu dengan rumah warga. Rusunawa juga dibatasi tembok tinggi.
"Jadi tidak berbaur dengan masyarakat," urai Yakti.
Yakti dan jajarannya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan Sinduadi, terkait persiapan aktivasi rusunawa dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar rusunawa.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
Terkini
-
Gempa Bumi Guncang Selatan Jawa, Pakar Geologi UGM Ungkap Penyebabnya
-
Kecelakaan Maut di Gamping, Pengendara Motor Tewas di Tempat Usai Hantam Truk
-
Mudik 2026 Anti Rewel! Ini 4 MPV Bekas Rp100 Jutaan Pilihan Cerdas untuk Perjalanan Jauh Keluarga
-
Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 8 Halaman 151: Strategi Jitu Nilai Sempurna di Kurikulum Merdeka!
-
Mahasiswa UNY Akui Sengaja Bakar Tenda Polisi Pakai Pilox dan Korek yang Diberi Orang Tak Dikenal