Pihaknya masih menanti informasi dari BPBD untuk tindaklanjut rencana penggunaan rusunawa. Mengingat pasien di Asrama Haji sempat secara fluktuatif, menipis dan melonjak kembali.
Ditanya soal adanya isu penolakan dari warga, Panut tak menampik isu tersebut. Karena memang, kali pertama rencana penggunaan rusunawa sebagai shelter itu muncul, ada penolakan dan demonstrasi dari warga sekitar.
"Kemudian ada sosialisasi dari BPBD, Dinkes, Panewu, Polsek, Koramil, warga setempat sudah oke," terangnya.
Coretan yang ada di depan pagar rusunawa adalah coretan lama, di masa penolakan bahkan rusunawa dipasangi banyak tulisan dan spanduk berisi penolakan serupa.
"Penolakan mestinya tidak ada, karena nanti diadakan sosialisasi lagi dari pihak pedukuhan, kalurahan, kapanewon, dan polsek," ucap Panut lagi.
Pasien yang dirawat di rusunawa tidak bercampur dengan warga, bahkan terpisah jauh dari permukiman warga, imbuh dia.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat