SuaraJogja.id - Viral potret seorang anak laki-laki yang diduga dibuang oleh ibu kandungnya dikabarkan merupakan berita bohong alias hoaks.
Belakangan kondisi anak tersebut sudah diamankan oleh pihak Polsek Pangkalan Kuras dan Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan, Riau. Identitas orangtuanya juga sudah diketahui.
Sebelumnya, beredar potret seorang anak yang dibuang oleh ibu kandungnya di jalan. Dalam narasi yang disertakan, anak tersebut dibuang dengan kondisi ada luka di bagian wajahnya. Terdapat secarik surat juga yang ditinggalkan ibunya yang mengaku tidak kuat dengan kenakalan sang anak, lantas ia dibuang di jalan.
Kabar dibuangnya anak tersebut pertama kali dibagikan oleh akun Facebook bernama Ewin D'Palas D'Palas. Dalam keterangannya ia menyampaikan kepada warganet yang mengenal anak itu atau mungkin kerabatnya untuk menjemput anak yang dibuang oleh ibunya di tepi jalan itu.
Berita ini sendiri sempat menjadi simpang siur lantaran dianggap sebagai berita bohong alias hoaks. Hal itu bermula dari komentar salah satu warganet dengan nama akun Facebook Andri Andri. Dalam komentarnya ia menyebut bahwa anak itu merupakan tetangganya bernama Rafka.
Andri juga mengaku baru saja bertemu anak tersebut dan berada dalam kondisi baik-baik saja. Namun, setelah dikonfirmasi ke ibu anak bernama Rafka tersebut, rupanya anak yang fotonya viral itu bukan anak tetangganya. Andri mengatakan jika wajah kedua anak itu mirip sehingga ia mengira itu anak tetangganya.
Selanjutnya, Ewin juga membagikan foto anak tersebut bersama dengan anggota kepolisian. Ia menjelaskan bahwa anak tersebut sudah diproses oleh pihak Kepolisian Sektor Pangkalan Kuras dan Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan.
Informasi ini turut dibagikan oleh akun Instagram @nenk_update. Dalam unggahannya ia juga menunjukkan percakapan komentar salah seorang petugas Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan bernama Indah Permata dengan warganet. Indah menyampaikan bahwa anak itu sudah diamankan oleh pihak polsek dan identitas orangtua juga sudah diketahui.
"Banyak beredar kabar kalau info itu hoax, sampai pengunggah pertama kali bernama Ewin D'palas ikut terkena imbasnya, akhirnya beberapa orang pengguna facebook pun membela pengguna facebook bernama Ewin D'palas," tulis akun @nenk_update dalam keterangannya.
Baca Juga: Sebanyak 1 Persen Lahan Produktif di Klaten Terdampak Proyek Tol Jogja-Solo
Sejak diunggah Senin (28/9/2020), kumpulan foto dan fakta mengenai anak yang dibuang ibunya itu sudah mendapatkan ratusan suka dari warganet. Ada beberapa komentar yang mengaku bingung dengan fakta yang sebenarnya terjadi. Namun ada juga yang berkomentar agar anak tersebut tidak dikembalikan ke orangtuanya.
"Semoga nggak dibalikin ke orangtuanya, ngeri punya orangtua psikopat gitu. Nyopot kuku anaknya ampun kayak nazi aja, udah gila kali," tulis akun @nick_coma.
"Serius gue bingung sumpa dah," komentar akun @megantrust.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda