SuaraJogja.id - Kasus baru COVID-19 di DIY terus bertambah. Dari hasil pemeriksaan laboratorium pada 557 sampel dan 524 orang, terkonfirmasi ada tambahan 39 kasus baru, Senin (28/9/2020).
Sleman kembali mencatatkan paling banyak kasus baru. Dari total 39 kasus di DIY, kali ini ada tambahan 25 kasus baru di Sleman.
"Disusul Kota Yogyakarta dengan 7 kasus baru. Gunungkidul dengan 4 kasus, Bantul 2 kasus, dan Kulon Progo 1 kasus baru," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih saat dikonfirmasi, Senin sore.
Menurut Berty, 19 kasus baru muncul dari hasil tracing kasus positif sebelumnya, yaitu kasus 2.528, perempuan 1 tahun asal Kota Yogyakarta darihasil tracing kontak kasus 2.523, dan kasus 2.529 sampai 2.534 hasil tracing kontak kasus 1.069.
Baca Juga: Tambah 20 Kasus Baru, Pasien COVID-19 di DIY Tembus 2.519 Orang
Kasus 2.535 dan 2.536 dari hasil tracing kontak kasus positif. Kasus 2.537 sampai 2.539 dari hasil tracing kontak kasus 2.293. Kasus 2.540, laki-laki 31 tahun asal Sleman dari hasil tracing kontak kasus 2.349, serta kasus 2.541 sampai 2.546 dari hasil tracing kontak kasus positif.
Sedangkan 4 kasus lain dari hasil skrining karyawan di Sleman, seperti kasus 2.547, perempuan 33 tahun; kasus 2.554, laki-laki 30 tahun; serta kasus 2.559 dan 2.560.
Sebanyak 6 kasus lain muncul dari pemeriksaan pelaku perjalanan, yakni kasus 2.525 sampai 2.527, yang punya riwayat perjalanan dari Bali. Kasus 2.551, perempuan 22 tahun dari Sleman, punya riwayat perjalanan dari Kalimantan. Kasus 2.552, laki-laki 33 tahun asal Sleman baru saja pulang dari Aceh, serta kasus 2.553, perempuan 50 tahun asal Gunungkidul yang punya riwayat perjalanan dari Banten.
Tiga kasus lain dari hasil periksa mandiri, yakni kasus 2.548 dan 2.549, serta kasus 2.555, perempuan 47 tahun asal Sleman. Satu kasus dari skrining pasien, yakni kasus 2.550, perempuan 33 tahun dari Sleman.
"Enam kasus lain masih dalam penelusuran," ujarnya.
Baca Juga: Kasus Positif Meningkat, 11 Dokter di Kabupaten Tangerang OTG Covid-19
Berty menambahkan, 54 pasien positif akhirnya dilaporkan sembuh, sehingga total kasus sembuh di DIY hingga kini mencapai 1.797 kasus.
Kesembuhan paling banyak dari Sleman, yang mencapai 47 kasus, disusul Kota Yogyakarta 6 kasus dan Gunungkidul 1 kasus. Sedangkan di Bantul dan Kulon Progo tidak ada penambahan kasus sembuh.
"Untuk ketersediaan tempat tidur kritikal ada 20, sedangkan nonkritikal 208 tempat tidur," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Kasus COVID-19 di Indonesia Mulai Naik, Ini Perbandingan Update Virus Corona Asia Tenggara
-
Kasus COVID-19 di Indonesia Naik Signifikan, Sehari Bertambah 200 Pasien Baru
-
Cek Fakta: Kemenkes Wajibkan Pakai Masker Lagi Karena Kasus Covid-19 Melonjak, Benarkah?
-
Kasus Covid-19 Terus Naik, PB IDI Sebut Vaksinasi Bukan Segalanya
-
Covid-19 Naik Lagi, Ini Rekomendasi 4 Alat Tes Antigen Mandiri di Rumah
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan