SuaraJogja.id - Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono menyebut bahwa tawuran yang terjadi di area Polsek Kasihan, Bantul tak berkaitan dengan ormas tertentu.
Jajaran kepolisian saat ini masih berusaha mengondisikan tawuran yang terjadi sore tadi.
"Iya tadi ada bentrokan (di area Polsek Kasihan). Saat ini masih kami kami kondisikan terlebih dahulu. Tidak ada kaitannya dengan ormas," kata Wachyu dihubungi SuaraJogja.id, Minggu (4/9/2020).
Ia melanjutkan bahwa dugaan sementara, tawuran terjadi lantaran kesalahpahaman antar orang.
"Jadi ada permasalah antar orang, bukan karena ormas," tambahnya.
Ia menjelaskan bentrokan terjadi sejak pukul 16.00 wib. Akibat dari insiden itu beberapa orang sempat terluka.
"Terjadi tadi sekitar pukul 16.00 wib ya. Ada beberapa yang terluka, tapi semuanya langsung ditangani," ucapnya.
Disinggung apakah ada anggota kepolisian yang terluka, Wachyu mengatakan hingga kini tidak ada. Kapolres juga belum memastikan bagaimana kronologi tawuran tersebut terjadi.
"Jika polisi yang terluka tidak ya. Ini kami masih mengindikasikan dahulu," ujarnya.
Baca Juga: Ada Rehabilitasi Irigasi di Bantul, Indeks Pertanaman Meningkat
Wachyu menambahkan kondisi saat ini di area Polsek Kasihan, massa sudah bubar. Meski belum memastikan seluruhnya aman, petugas kepolisian masih berusaha mengondisikan agar tak terjadi bentrokan lanjutan.
"Saat ini massa sudah bubar, tapi masih kami kondisikan terus," ujarnya. Sebelumya diberitakan, terjadi aksi tawuran yang diduga terjadi antara ormas di area Polsek Kasihan, Bantul, Minggu (4/9/2020). Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Beberapa video yang tersebar di media sosial, massa terlihat membawa kayu dan bambu.
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB
-
Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig
-
75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah
-
Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik