SuaraJogja.id - Hidup sebagai mahasiswa yang belajar di daerah rantau dan hidup berjauhan dengan keluarga memang memiliki tantangan tersendiri. Apalagi ketika sudah bertemu dengan tanggal tua alias akhir bulan. Uang kiriman sudah ludes habis sebelum masanya, padahal belum stok makanan.
Untuk menghadapinya, perlu nih untuk mengikuti tips-tips berikut dari beberapa mahasiswa kos yang sudah pro dalam menghadapi masa-masa tanggal tua.
Buat Perencanaan Penggunaan Uang Kiriman dengan Matang
Salah seorang mahasiswa bernama Widya memberikan tipsnya untuk dapat bertahan hidup di masa akhir bulan. Ia mengatakan bahwa perlu untuk membuat perencanaan pengunaan uang kiriman dari orang tua di awal bulan dengan matang. Jangan hedon saat awal bulan ketika uang saku masih banyak.
"Misalnya nih, aku dikirimin uang saku Rp1 juta buat satu bulan, nah berarti ada Rp500 ribu buat 15 hari terus Rp500 ribu buat 15 hari. Ya udah itu aja dibuat rancangan, makan berapa ribu, buat beli kebutuhan kuliah berapa, buat beli baju berapa ratus ribu. Gitu aja sih, yang penting enggak hedon di awal bulan nanti akhir bulan aman," terang Widya.
Kurangin Nongkrong!
Sebagai seorang mahasiswa, pastinya memang tidak bisa dipisahkan dengan acara nongkrong-nongkrong bareng. Entah itu nongkrong di warung kopi, warmindo, restoran cepat saji dan juga nongkrong di cafe-cafe.
Mungkin kegiatan itu perlu dikurang oleh anak kos.
Fina, mengatakan kalau udah akhir bulan utamain jangan nongkrong meskipun cuma di warung kopi, karena itu bikin boros.
Baca Juga: Ramai Antrean Mobil di Jalan Jenderal Sudirman Jogja, Ternyata karena Ini
Memang benar adanya, ketika nongkrong, uang yang seharusnya bisa untuk makan seminggu akan ludes kurang dari seminggu karena uang tersebut digunakan untuk membeli makanan atau sekadar kopi di tongkrongan.
Puasa Aja
Bukan rahasia lagi, kalau kalian akan menemui banyak anak kos di akhir bulan yang berpuasa.
Hitung-hitung beribadah, meskipun alasan sebenarnya adalah karena uang saku yang sudah limit.
Mahasiswa di Jogja bernama Fika mengatakan kalau dirinya pernah berpuasa di akhir bulan karena uang kiriman yang sudah habis.
Makan Sehari Sekali Cukup
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah