SuaraJogja.id - Tagar #JogjaMemanggil menjadi trending topic nomor satu di Twitter Rabu (7/10/2020). Warganet sengaja menggunggah cuitan dengan tagar tersebut untuk menyemarakkan aksi menentang pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja.
Akun Twitter @BuruhYogyakarta sendiri ikut membagikan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk ikut meramaikan tagar #JogjaMemanggil. Warganet diminta untuk meramaikan tagar tersebut sejak pukuk 18:00 hingga seterusnya.
Sementara akun @gjynmmnggllagi juga menyampaikan kepada masyarakat yang tidak bisa terlibat secara langsung dalam aksi turun ke jalan, untuk bisa ikut meramakaian penggunaan tagar tersebut di dunia maya. Sehingga aksi mereka akan terdengar baik di jalanan maupun dunia maya.
Terpantau sudah ada 3000 lebih cuitan yang ditulis warganet untuk meramaikan tagar tersebut. Selain ajakan untuk meramaikan tagar maupun melakukan aksi, ada juga ajakan untuk menjadi paramedis jalanan. Yakni tim medis yang akan menjaga atau membantu orang-orang yang ikut turun ke jalan jika ada yang terluka.
Sebelumnya telah dilakukan juga konsolidasi aksi untuk permasalahan Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh sejumlah massa dikawasan Bonbin UGM yang menghasilkan beberapa ketentuan. Di antaranya mengatur tempat dan jam pelaksanaan aksi unjuk rasa oleh seluruh elemen masyarakat.
Aksi serupa juga telah digelar oleh sejumlah massa sejak pukul 14:00 di kawasan pertigaan revolusi UIN Sunan Kalijaga. Tidak hanya di Jogja aksi protes terhadap permasalahan yang sama juga terjadi di berbagai daerah di Indonesia.
Massa aksi juga akan melakukan unjuk rasa Kamis (8/10/2020), mereka akan melakukan longmarch dari Bundaran UGM hingga gedung DPRD DIY. Sejak pagi hari pukul 09:00 WIB massa aksi berencana terus melakukan aksinya hingga Omnibus Law UU Cipta Kerja dibatalkan.
Dalam konsolidasi yang dilakukan sebelumnya, massa aksi yang akan turun ke jalan bersepakat untuk menggunakan seruan tagar #JogjaMemanggil. Mosi tidak percaya yang disampaikan di antaranya terkait turunkan Jokowi-Ma'ruf, Cabut UU Cipta Kerja, Bubarkan DPR dan Bangun Dewan Rakyat.
Menurut penjelasan dari akun Aliansi Rakyat Bergerak, aksi yang akan digelar esok hari bukan hanya untuk mengajukan tuntutan kepada perangkat negara. Melainkan untuk mendelegitimasi intervensi negara atas kehidupan masyarakat sipil.
Baca Juga: BATAN Kembangkan Antiserum untuk Lemahkan Virus Covid-19
Mereka menilai, jika pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin sudah berkali-kali menipu masyarakat dengan berbagai regulasi yang dikeluarkan. Begitu juga dengan DPR yang justru menjadi perpanjangan tangan dalam membantu permainan pemilik modal dan penyelenggara pemerintahan.
Dari hal-hal tersebut, Aliansi Rakyat Bergerak menilai sangat rasional jika gerakan rakyat saling mengkosolidasikan kekuatan untuk menyeret rezim yang berkuasa saat ini. Bukan hanya mengganti satu lakon dengan lakon lainnya. Mereka menolak dikotomi dengan kelompok politik.
Demi merebut hak-hak yang sudah lama dirampas, Aliansi Rakyat Bergerak menilai perlu untuk merumuskan cara sendiri, menemukan bentuk kepentingan-kepentingan rakyat yang bisa diakomodir secara merata. Sebuah otonomi yang berlaku secara horizontal.
"Yogyakarta adalah salah satu pusat perjuangan masa kemerdekaan. Tak layak untuk hanya diam, melihat negerinya berantakan. #JogjaMemanggil #MosiTidakPercaya #BatalkanOmnibusLaw," tuis akun @ArdySyihab.
"UNDANGAN SERANGAN UDARA. Buat semua netizen, ayo kita bersama-sama ganyang buzzeRp & influenceRp pemerintah! Naikkan hashtag #JogjaMemanggil nanti jam 18.00 WIB sampai trending! Ajak kawan-kawanmu semua. Sebarkan undangan ini!," komentar akun @fiqih05.
"Jaga nama baik untuk diri sendiri maupun almamater, jaga kondisi dan situasi, tetap tertib dan jaga damai. Hati boleh panas, tapi kepala harus tetap dingin. Persiapan! #JogjaMemanggil #MahasiswaBergerak," tanggapan akun @yangputus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Intel Nekat Masuk UMY Usai Demo, Ratusan Mahasiswa Kepung dan Amankan Anggota Polda DIY
-
Muhammadiyah Desak Pembenahan Total Program MBG di Tengah Gelombang Kritik
-
Diskusi di UGM Dibubarkan Paksa, Mahasiswa Lintas Kampus DIY: Ini Ancaman Serius Demokrasi!
-
Serahkan Persoalan Tiyo ke Ranah Pribadi, Mahasiswa UGM Tegaskan Aksi Protes akan Terus Berlanjut
-
Usai Ricuh Forum GIK, Mahasiswa UGM Sebut Demokrasi Indonesia Telah Mati