SuaraJogja.id - Gelombang demo kembali mulai bermunculan sejak UU Cipta Kerja disahkan; salah satunya di Jogja, di mana massa menyebutkan bahwa rezim Jokowi tak bisa dipercaya. Selain itu, dr Tirta sebagai relawan mengaku siap mati jika memang banyak orang harus melakukan unjuk rasa melawan UU Cipta Kerja.
Di sisi lain, video perjumpaan Butet Kartaredjasa dan Sri Sultan HB X cukup mencuri perhatian karena ia menanyakan langsung soal pilkada hingga COvid-19 pada sang Gubernur. Sementara itu di Gunungkidul, seorang bocah 12 tahun dicabuli ayah kandung sepulang dari pondok pesantren.
Tak hanya itu, curhatan Bella Saphira selama 7 tahun menjadi istri mantan jenderal juga cukup menjadi sorotan. Simak di bawah ini lima berita terfvorit SuaraJogja.id, Rabu (7/10/2020) kemarin:
1. Tolak UU Cipta Kerja, Aliansi Mahasiswa: Rezim Jokowi Tak Bisa Dipercaya
Buntut pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja menyulut aksi protes oleh masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia termasuk di Yogyakarta. Buruh, petani dan mahasiswa menggelar aksi protes agar pemerintah mencabut UU tersebut.
Aliansi Seruan Mahasiswa Bersatu menggelar aksi di Simpang Tiga UIN Sunan Kalijaga (Suka), Depok, Sleman, Rabu (7/10/2020).
2. Pulang dari Pondok Pesantren, Gadis 12 Tahun Dicabuli Ayah Kandung
Baca Juga: Tengku: Siapa yang Layak Diminta Tanggung Jawab? Buzzer: Anies dan Cendana
Nasib nahas dialami seorang bocah perempuan berumur 12 tahun warga Kalurahan Getas Kapanewonan Playen Kabupaten Gunungkidul. Ia jadi korban pencabulan yang dilakukan oleh ayah kandungnya saat 'dipulangkan' oleh Yayasan Pondok Pesantren karena pandemi covid-19.
Beruntung aksi tidak selayaknya dilakukan oleh orangtua kandung tersebut segera terungkap oleh tetangga yang merasa curiga dengan perilaku bocah tersebut dan gerak-gerik yang aneh dari ayah kandung bocah tersebut.
3. Sarapan Bareng Sultan, Butet Beri 3 Pertanyaan Soal Pilkada dan Covid-19
Berita Terkait
-
Tengku: Siapa yang Layak Diminta Tanggung Jawab? Buzzer: Anies dan Cendana
-
Demo Tolak UU Ciptaker Ricuh di Lampung, Polisi: 26 Orang Luka-luka
-
Demo Tolak UU Cipta Kerja Ricuh di Lampung, 11 Orang Ditangkap Polisi
-
Tolak Omnibus Law Cipta Kerja, Ribuan Mahasiswa Geruduk Istana Hari Ini
-
Klaster Perpajakan Masuk UU Cipta Kerja, Sri Mulyani Angkat Bicara
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir
-
11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY