SuaraJogja.id - Sebanyak 2.603 paket barang impor ilegal, termasuk 485 paket sex toys, yang dikirim dari luar negeri ke Indonesia tanpa dilengkapi dokumen dimusnahkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) TMP B Yogyakarta, Rabu (7/10/2020).
Pemusnahan barang tersebut dilakukan berdasarkan sembilan surat keputusan dari KPKNL Yogyakarta, yaitu nomor: S-90/MK.06/WKN.OQIKNL.06/2020 tanggal 9 September 2020 s.d. S-98/MK.06NVKN.09/KNL.06/2020 tanggal 10 September 2020.
Kepala KPPBC Yogyakarta Hengky TP Aritonang menuturkan bahwa barang dengan total nilai Rp1,2 miliar ini merupakan barang yang telah disimpan sejak 2016-2020.
"Barang ini sebagian besar masuk ke wilayah Indonesia melalui barang kiriman pos. Selain itu, barang yang tak dilengkapi dokumen ini juga tak diselesaikan oleh pemiliknya. Karena sudah menjadi barang milik negara, maka kami musnahkan," jelas Hengky, ditemui di kantor Bea Cukai Yogyakarta, Rabu.
Bermacam-macam barang impor yang dimusnahkan antara lain sex toys, senjata tajam, minuman, obat-obatan, spare part barang bekas, hingga pakaian dan sepatu.
Hengky menjelaskan bahwa barang kiriman tersebut tak dilengkapi dengan surat izin dan dokumen, sehingga harus ditahan di Bea Cukai. Pasalnya, ada ketentuan mengimpor barang dari luar negeri dengan jumlah yang dibatasi.
"Misalnya terkait barang bekas. Jadi barang bekas itu tidak bisa masuk ke Indonesia, tapi banyak yang tak tahu untuk mengimpor barang itu. Kemudian terkait ponsel, nah ponsel itu hanya boleh dikirim maksimal 2 unit, tapi ada orang yang mengirim 10 unit, tentu tidak boleh," jelas dia.
Menyoroti barang berupa sex toys dan semacamnya, kata Hengky, jelas itu dilarang, sehingga ratusan paket sex toys yang telah disimpan harus dimusnahkan dengan cara dibakar dan dihancurkan agar tak berfungsi sebagaimana mestinya.
Barang-barang tersebut diprediksi akan diperjualbelikan. Hal itu mengingat jumlah tiap unit paket yang melebihi batas yang diperbolehkan oleh aturan Bea Cukai.
Baca Juga: Marak Barang Ilegal, Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Diperketat
"Ini banyak macamnya ya, ada yang sengaja memasukkan untuk berdagang. Jika memasukkan ponsel 10 unit, ya tidak pantas ya untuk dipakai sendiri, jadi ada kemungkinan dia menjual di Indonesia. Kemudian sepatu, pemilik memasukkan jumlah yang cukup banyak, padahal sudah diatur maksimal 2 untuk tiap penerima," katanya.
Barang tersebut merupakan barang impor dari negara di wilayah Eropa, China, dan Amerika. Kebanyakan item yang dimusnahkan berupa obat-obatan dan sex toys.
Hengky mengimbau masyarakat untuk lebih jeli dan memperhatikan saat berencana mengimpor barang dari luar negeri.
"Sebelum masyarakat memesan barang, kami minta untuk pelajari dulu ketentuannya, sehingga tidak repot ketika barang sudah sampai di sini [bea cukai], barang tersebut bisa dikeluarkan. Untuk ketentuan barang bisa dicek, bisa open source di website bea cukai yang telah dijelaskan," kata dia.
Adapun daftar barang yang dimusnahkan Bea Cukai yaitu, rokok, Vape, dan MMEA 18 paket, lalu jam tangan 54 paket.
Selain itu, ponsel dan aksesoris sebanyak 43 Paket. Buku-buku, majalah dan CD 40 paket.
Berita Terkait
-
Marak Barang Ilegal, Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Diperketat
-
Penyelundupan Narkoba Lewat Udara saat Pandemi Covid-19
-
Tingkatkan Penerimaan Negara, Kamrussamad Minta Bea Cukai Diapresiasi
-
Komisi III Soroti Maraknya Kasus Impor Tekstil Ilegal
-
Bak Film James Bond, Penyelundup Berhasil Ditangkap Usai Aksi Saling Kejar
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM