"Tak heran RUU ini disebut sebagai aturan 'celaka' karena alih-alih menciptakan lapangan pekerjaan, aturan ini justru jadi ancaman para pekerja. Ada banyak hak pekerja yg cb dihapuskan seperti mudahnya pekerja utk di PHK, dihapuskannya cuti haid dan melahirkan, serta ditiadakannya pesangon dan upah minumum," tulis Fathur pada unggahannya.
Pada akhir video ini, pembuat video ini pun menuliskan "orang pinter damagenya gaada obat".
Video unggahan akun @ugm.story ini pun menuai banyak respons dari warganet. Warganet membenarkan jika sosok Mantan Ketua BEM UGM ini telah membahas isu Omnibus Law sejak lama.
"ini bener banget dan gua bantu dia sebarin omnibus law waktu bulan puasa, plis yang ngomong dia ga buka suara itu salah besar," tulis akun @arindita.tahar.
"nahkan padahal dia udah lama loh bahas ini tapi banyak bgt yg gk percaya dan malah menghujat sekarang kejadian kan," kata akun @sofiea1012.
Selain itu, akun @lintang.aries.7524 juga turut menuliskan komentarnya, "Emang dari dulu Bang Fathur udah menyuarakan tentang OmnibusLaw, tpai karena dia nggak turun ke jalan langsung banyak yang hujat, dan berkata sesukanya. Padahal endorse cuma 1 kali itupun untuk berdonasi. Semangat bang".
Reporter: Dita Alvinasari
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kenaikan Harga Pertamax Picu Efek Domino, Akademisi Desak Pemerintah Evaluasi Subsidi BBM
-
Baru 58 SPPG di Sleman Kantongi SLHS, 35 Dapur MBG Berhenti Sementara
-
Digeruduk Masa Akibat Pelayanan Lambat, Pemkab dan BPN Sleman Sepakati Evaluasi Besar
-
Penyelenggara Event di Jogja Ketar-ketir,Imbas Rupiah Melemah dan BBM Naik
-
Harga Pertamax Naik, Pekerja Bergaji UMR di Jogja Kian Terjepit