- DIY mengalami lonjakan signifikan wisatawan selama libur panjang Isra Mikraj 16–18 Januari 2026 melalui transportasi publik.
- KAI Commuter menambah empat perjalanan KRL Yogyakarta–Palur antisipasi lonjakan penumpang yang mencapai 32–34 ribu per hari.
- Stasiun Yogyakarta diprediksi mencatat keberangkatan tertinggi, mengindikasikan tingginya arus wisatawan memasuki pusat kota.
SuaraJogja.id - Arus wisatawan yang masuk ke DIY kembali melonjak signifikan selama libur panjang Isra Mikraj pada 16–18 Januari 2026. Bahkan diprediksi sekitar 34 ribu wisatawan dari luar sejumlah daerah akan masuk ke kota ini setiap harinya melalui tranportasi publik seperti Commuter Line atau Kereta Rel Listrik (KRL).
"Volume penumpang Yogyakarta dengan commuter line mencapai 32–34 ribu orang per hari, naik sekitar 35–40 persen dibandingkan akhir pekan biasa sekitar 23 ribu per hari," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, Kamis (15/1/2026).
Lonjakan volume penumpang ini ini tidak hanya mencerminkan meningkatnya aktivitas perjalanan warga lokal. Namun juga menjadi penanda kuat derasnya arus kunjungan wisata ke Yogyakarta yang selama ini menjadi destinasi utama wisata budaya, kuliner, pendidikan, dan rekreasi di Jawa.
Untuk mengantisipasi kepadatan penumpang, penambahan empat perjalanan Commuter Line jalur Yogyakarta–Palur pun akhirnya dilakukan. Sebanyak 31 perjalanan Commuter Line per hari ditambah 10 perjalanan Prameks disiapkan.
"Penambahan perjalanan ini merupakan upaya KAI Commuter untuk mengantisipasi kenaikan jumlah pengguna Commuter Line Yogyakarta yang terjadi pada hari-hari libur," jelasnya.
Selama libur panjang Isra Mikraj, Commuter Line Yogyakarta akan mengoperasikan 15 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta dan 16 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur setiap harinya. Selain itu, Commuter Line Prameks juga beroperasi sebanyak 10 perjalanan per hari melayani rute Yogyakarta–Kutoarjo.
Kepadatan tertinggi diperkirakan terjadi di Stasiun Yogyakarta dengan volume keberangkatan mencapai 8–10 ribu pengguna per hari, disusul Stasiun Lempuyangan sebanyak 4–5 ribu pengguna per hari.
"Kondisi ini memperkuat indikasi bahwa ribuan wisatawan akan masuk ke pusat kota setiap harinya," paparnya.
Sementara salah seorang wisatawan dari Purworejo, Wahyu mengungkapkan sengaja memilih berlibur ke Yogyakarta pada Isra Miraj kali ini alih-alih Natal dan Tahun Baru (Nataru) menggunakan Prameks. Karena tidak seramai liburan sebelumnya, Wahyu yang datang bersama keluarga bisa lebih nyaman menggunakan transportasi publik di kota ini selama beberapa hari kedepan.
Baca Juga: Pantai Selatan Rawan Laka Laut, Wiatawan Diminta Waspada Cuaca Ekstrem saat Libur Panjang Isra Miraj
"Prameks full tapi tidak sampai berdesak-desakan, jadi nyaman berlibur kali ini dibandingkan akhir tahun lalu," ujarnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
Terkini
-
Sidang Dana Hibah Parwisata Sleman: Saksi Sebut Penyaluran Tak Hanya ke Satu Kubu
-
Melalui KUR Perumahan, BRI Ambil Peran Strategis Sukseskan Program Gentengisasi Nasional
-
Puluhan Jemaah Umrah Bantul dan Solo Tertahan di Jeddah, Kemenhaj DIY Pastikan Situasi Aman
-
Kecelakaan Maut di Kulon Progo, Satu Penumpang Moge Meninggal Dunia, Ini Penjelasan Polisi
-
Haedar Nashir Kenang Kedekatan dengan Try Sutrisno, Negarawan yang Tak Pernah Pensiun Mengabdi