SuaraJogja.id - Beredar film pendek yang berisi edukasi mengenai 4M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, dan menghindari kerumunan.
Film pendek ini diketahui milik Dinas Komunikasi dan Informatika DIY. Video film pendek tersebut awalnya diunggah di laman Instagram @kominfodiy pada Senin (26/10/2020).
Kemudian pada Rabu (28/10/2020) pukul 09.20 WIB, akun Twitter @JogjaUpdates mengunggah ulang video tersebut.
Film pendek berjudul Pangeling ini merupakan film yang bertujuan untuk mengedukasi publik agar selalu mengenakan masker, jaga jarak, dan cuci tangan selama masa pandemi. Film ini juga diperankan oleh tokoh bernama Yu Jum, Bu Broto, dan Pak RT.
"Kali ini Pak RT ketemu Yu Jum dan Bu Broto, bila sebelumnya Pak RT sangat cerewet mengingatkan warganya untuk selalu pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Kali ini Pak RT kalah cerewet sama Yu Jum dan Bu Broto," tulis akun @JogjaUpdate dalam unggahannya.
Pada awal video ini tampak tokoh Bu Broto dan Yu Jum sedang jalan berdua melewati Pak RT. Ibu-ibu ini tidak menyadari keberadaan dari Pak RT yang saat itu sedang mengelap sepeda onthelnya, sehingga Pak RT kemudian menengur keduanya.
"Eh, Bu Broto. We.. piye to iki. Ha ceto ono priyayi nang kene je. Pejabat, ketua RT.. njug ming ngglenes. Iso to nyuwun sewu, sukur nyoh satus ewu. Padakke patung ngono po piye? [Hey, Bu Broto. Aduh bagaimana ini. Jelas ada priyayi di sini. Pejabat, ketua RT.. dilewati begitu saja. Bisa saja to permisi nuwun sewu, lebih bagus lagi seratus ribu. Memangnya aku patung?]," tegur Pak RT yang saat itu berpeci hitam dan mengenakan masker.
Sosok Bu Broto ini kemudian meminta maaf kepada Pak RT, ia mengaku tidak melihat sosok ketua RT-nya ini.
"Nggih nuwun sewu. Mboten ketingal, wong njenengan ketutupan pit niku wau lho [Maaf Pak RT. Tidak terlihat, tadi tertutupi sepeda]," jawab Bu Broto.
Baca Juga: Menaker Tak Naikkan UM 2021, KSPSI DIY: Pemerintah Khianati Sila Kelima
Setelahnya, tokoh Pak RT ini menanyakan apakah sosok disebelah Bu Broto benar merupakan Yu Jum yang merupakan seorang YouTubers.
"Kulo Jum, Pak. Mosok kesupen Pak RT niku. Kulo sakniki pun dadi terkenal lho pak, pun dadi artis [Saya Jum, Pak. Masak Pak RT lupa. Saya sekarang sudah terkenal lho pak, sudah jadi artis]," terang Yu Jum.
Setelahnya, Pak RT ini menanyakan kepada Bu Broto dan Yu Jum yang tidak mengenakan masker saat pergi keluar.
"Ora.. Iki kok do lelungan kok ra nganggo masker karepe piye? [Ini kalian bepergian kenapa tidak memakai masker?]," tanya Pak RT.
Bu Broto pun mengeles jika keduanya membawa masker, tapi di saku mereka.
Ketika hendak menceramahi keduanya karena tidak memakai maskernya, Yu Jum terlihat memotong perkataan dari Pak RT.
Berita Terkait
-
Patuhi Protokol Kesehatan! Tempat Wisata di 8 Daerah Ini Diawasi Ketat
-
Libur Panjang, Masuk Bali Lewat Pelabuhan Ketapang Wajib Pakai Masker
-
Siasat Kebayoran Vintage Hadapi Pandemi
-
Omongannya Dinilai Ampuh, TNI Kerahkan Emak-emak Galakkan Prokes di Jakarta
-
Jelang Libur Panjang, Pelaku Usaha Kembali Diminta Taati Protokol Kesehatan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
Belum Genap Tiga Tahun, Puluhan Becak Listrik Danais Rusak, Dishub Sebut Baru Proyek Percontohan
-
Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop
-
GEMPAR Hadir di Pasar Balangan, Pasar Tumbuh Ekonomi Sleman Tangguh