Semenjak bergabung Gojek , kata Taufik, kegiatan sosial di masyarakat pun juga ikut berkembang terus. Dalam beberapa waktu lalu saja, komunitas Gojek di Guwosari ikut membantu kelurahan untuk mendistribusikan sembako kepada masyarakat.
Bantuan tersebut nyatanya juga berdampak pada pembagian waktu yang lebih efisien dan tepat sasaran. Menurutnya sinergi antara Pemerintah Desa Guwosari dan Gojek itu bisa berjalan lancar dan baik bagi masyarakat.
Menurut Taufik, meski prestasi yang didapat itu merupakan pertama kali diterima oleh driver Gojek region Jogja-Jawa Tengah itu tidak lantas membuatnya akan mengendorkan semangatnya mengembangkan masyarakat di Desa Guwosari. Justru itu menjadi lecutan semangat untuk terus memberdayakan masyarakat.
"Kita tetap akan terus mengembangkan ekonomi di Jogja dan Indonesia. Nantinya akan memfasilitasi masyarakat yang ingin bergabung dengan Gojek . Saya yakin semua akan menuju digital, oleh sebab itu pemberdayaan masyarakat desa harus terus dilakukan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Pameran PASSAGE: Jembatan Seniman Yogyakarta Menuju Panggung Prancis
-
Ketika SD Negeri di Jogja Kekurangan Murid, Guru Patungan demi Tetap Bisa Bermimpi
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah
-
Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah
-
Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Sleman Kaget Sertifikat Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank