Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Senin, 02 November 2020 | 14:36 WIB
Ilustrasi hujan - (SuaraJogja.id/Eleonora PEW)

"Tanah dengan kemiringan cukup tajam, seharusnya jangan dibebani bangunan. Pembuatan talut juga harus ada suling-suling air dan pengaturan airnya. Air hujan dalam jumlah banyak harus diarahkan jalannya sendiri. Masyarakat yang berada di dekat perbukitan, perlu waspada jika hujan deras," kata Makwan.

Ia memandang, bila ada pihak yang berani memotong kaki bukit untuk dibuat rumah, maka sudah seharusnya diiringi dengan pembangunan talut yang kuat pula.

"Sejauh ini, BPBD Sleman juga sudah membuat penguatan tebing di beberapa titik/ Kebanyakan di daerah Cangkringan dan Prambanan. Penguatan tebing ini khususnya dilakukan titik-titik yang ada fasilitas umumnya.

Kontributor : Uli Febriarni

Baca Juga: Debat Publik Pertama Pilkada Sleman, Cabup Baca Catatan Jadi Sorotan Publik

Load More