"Tapi tentu kita tidak akan lengah, monitoring pengawasan, penerapan protokol kesehatan mulai dari pembagian masker, menambah tempat cuci tangan hingga desfinfektan mandiri terus dilakukan. Intinya kita tetap akan mengikuti pola Pemkab Bantul dan terus menjaga agar tidak muncul kasus baru dari situ," tuturnya.
Ditambahkan Sukrisna pihaknya juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pendisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19 yang akan bertugas di pasar tradisional. Satgas ini akan menjadi pengawas paling dekat dengan masyarakat dan pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Mereka [Satgas] akan selalu mengingatkan ke pedagang maupun pengunjung yang beraktivitas di pasar untuk selalu menerapkan protokol kesehatan,” kata Sukrisna.
Sukrisna meyakini pasar bisa menjadi tempat yang aman baik bagi pedagang ataupun pembeli. Hal itu dapat dilihat dari skrining yang dilakukan sebelumnya kepada 8.000 pedagang hanya ditemukan kasus positif Covid-19 sebanyak 3 orang.
Baca Juga: Angka Kecelakaan di Bantul Tinggi, 6 Jalur Ini Masuk Kategori Rawan
Agenda terdekat pun petugas dan lurah pasar akan menjalani pemeriksaan tes swab. Total akan ada 50 orang dari semua pasar di Bantul yang akan menjalani tes swab yang dijadwalkan pada Jumat mendatang.
Sementara itu Ketua Pengurus Pasar Bantengan, Eko Sudaryanto mengatakan kegiatan di Pasar Bantengan masih berjalan seperti biasa. Jam operasional pun masih dimulai dari pukul 06.00 WIB hingga 14.00 WIB.
"Sudah kembali normal kok sejak beberapa waktu lalu. Protokol kesehatan juga terus kita taati, menyediakan tempat cuci tangan, terus mengingatkan pedagang dan pengunjung memakai masker karena sering ada sidak juga," kata Eko.
Berita Terkait
-
POCO M7 Pro 5G Rilis Diam-diam di Pasar Global, Bawa Spek Tinggi!
-
Penjualan Karpet di Pasar Gembrong Merosot 50 Persen, Pedagang Jerit: saat Covid-19 Malah Mendingan!
-
Keluhkan Penjualan Merosot, Pedagang Mainan di Pasar Gembrong: Lebaran Sudah Nggak Berpengaruh
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan
-
Puncak Arus Balik H+3 dan H+4, 350 Ribu Kendaraan Tinggalkan DIY
-
Gunung Merapi Masih Luncuran Ratusan Lava, Simak Aktivitas Terkini Sepekan Terakhir