SuaraJogja.id - Seniman Sudjiwo Tedjo mengunggah karakter wayang Bagong melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut ia membahas mengenai dalang Ki Seno Nugroho yang dikenal berkat karakter Bagong yang diperankan secara lugu dan cerdas.
Sudjiwo menyebutkan jika gabungan sifat lugu dan cerdas dari karakter Bagong yang dibawakan Ki Seno Nugroho membuat protes-protes yang disampaikan justru memiliki dasar. Penggunaan tokoh punakawan itu sebagai karangan bunga untuk mengirim kepergian sang maestro dinilai sesuai.
"Tepat bila perupa @amore_art di akun Twitternya mengunggah foto anggota ponokawan Bagong ini untuk karangan bunga selamat jalan atas kepulangan almarhum," tulis Sudjiwo dalam unggahannya.
Sudjiwo menjelaskan jika punokawan adalah sekawan atau empat pasangan yang membuat masyarakat menjadi 'pono' atau tercerahkan. Keempat serangkai itu sering disalahkaprakan dengan Punakawan. Keempat sekawan ini dinilai Sudjiwo ada pada setiap diri manusia.
Seseorang sedang menjadi karakter Bagong ketika sedang bertingkah lugu dan cerdas. Misalnya saja ketika seseorang tidak lagi bertanya mengapa jawaban dari 1+1=2 melainkan kenapa angka satu memiliki simbol seperti itu dan angka dua dengan simbol demikian.
Seseorang sedang menjadi Gareng ketika ragu-ragu bahkan curiga terhadap segala sesuatu. Kemudian, seseorang tengah menjadi Petruk ketika sedang merasai santai terhadap segala hal. Menjadi lebih baik jika ketiga tokoh tersebut muncul secara simultan dengan takaran dinamis yang berbeda-beda.
"Mem-Bagong terus capek. Meng-Gareng terus akan defisit teman. Mem-Petruk terus pun juga ndak baik, ngambang terus kayak taek. Lebih menyehatkan jiwa bila ketiganya muncul simultan dengan takaran yang dinamis berbeda-beda tergantung situasi kondisi. Siapa penakarnya? Semar!," tulis Sudjiwo.
Untuk bisa memunculkan Semar dalam diri setiap saat, yakni dengan tadah (tak ada doa selain terima kasih). Pradah, selalu adil pada pekerjaan apapun yang honornya sudah disepakati. Serta ora wegah, yakni selalu konsisten dalam optimisme.
Sudjiwo menyebut mereka yang sudah menyukai karakter Bagong yang dibawakan Ki Seno Nugroho sudah berhasil mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengakui bahwa Ki Seno merupakan dalang maestro dalam membawakan dan meneladankan Bagong dalam keseharian.
Baca Juga: Status Meningkat, Pemkab Sleman Tetapkan Darurat Bencana Merapi
"Kini, mari mencampur contoh Bagong Ki Seno itu dengan ke-Gareng-an dan ke-Petruk-an melalui sang penakar Semar dalam dirimu. And be happy (Dan menjadi bahagia-red)," tulis Sudjiwo.
Sejak diunggah Kamis (5/11/2020), potret tokoh Bagong tersebut sudah disukai lebih dari 22 ribu pengguna Instagram. Ada seratus lebih komentar yang diberikan oleh warganet. Beberapa tersentuh dengan tulisan Sudjiwo mengenai tokoh-tokoh pewayangan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tiga Kampus Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Satgas Seharusnya Tak Sekadar Formalitas
-
Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN
-
Dugaan Warga Sleman Jadi Korban Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Ungkap Temuan Ini
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan
-
Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit