SuaraJogja.id - Insiden nahas dialami seorang sopir truk asal Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo. Pria bernama Budi Kuncoro tewas terhimpit bak truk bermuatan pasir di Perumahan Griya Pesona Sidoarum, Pedukuhan Tangkilan, RT 6/RW 23, Kalurahan Sidoarum,Kapanewon Godean, Sleman.
Peristiwa malang tersebut dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Godean, Iptu Bowo Susilo saat dikonfirmasi wartawan. Ia menjelaskan korban bersama temannya hendak mengantar pasir ke sekitar perumahan, Jumat (6/11/2020) siang.
"Iya, terjadi kecelakaan kerja yang menyebabkan satu orang pekerja tewas tergencet truk miliknya. Kami mendapat laporan warga sekitar pukul 14.15 wib," kata Bowo melalui sambungan telepon, Sabtu (7/11/2020).
Bowo mengatakan awal mula insiden terjadi ketika korban dan temannya masuk ke dalam gang perumahan untuk mengantar 1 truk pasir. Ketika hendak masuk, dari arah berlawanan terdapat mobil yang akan keluar perumahan.
Mengetahui itu, korban yang mengendarai truk memberi jalan dan mundur perlahan untuk parkir di sisi kanan. Korban tidak mengetahui jika lokasi parkirnya merupakan gorong-gorong.
"Kernet (teman korban) keluar dari pintu kiri, sementara korban keluar dari sisi kanan dan berjalan ke belakang bak truk Tiba-tiba, gorong-gorong itu amblas karena kontur tanah yang tidak stabil dan menghimpit korban," kata Bowo.
Korban 46 tahun itu, kata Bowo terhimpit bak truk yang ambles ke arah kanan. Dada hingga kaki Kuncoro tergencet dan baru diketahui temannya yang turun bersama dia beberapa saat kemudian.
"Diketahui oleh kernetnya jika korban tergencet truk. Jadi dari dada sampai bawah (kaki) tergencet dan kepalanya masih terlihat," kata dia.
Teman korban langsung meminta pertolongan warga yang ada di sekitar rumah. Selanjutnya warga menghubungi Polsek Godean untuk mengevakuasi korban.
Baca Juga: Klaster Perkantoran Muncul Lagi, Ini Kata Dinkes Sleman
Dalam proses evakuasi, Kepolisian dibantu pihak TRC BPBD Sleman. Muatan truk pasir yang penuh harus dikurangi untuk memudahkan mengevakuasi korban.
Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas kesehatan, korban mengalami henti nafas dan henti nadi. Bowo menjelaskan korban langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping.
"Korban meninggal di lokasi, selanjutnya dibawa petugas kesehatan ke RS, setelah itu kami menghubungi keluarga korban yang ada di Kulonprogo," katanya.
Bowo memastikan jika insiden ini merupakan kecelakaan kerja. Ia menyebut juga ada kelalaian pengemudi truk hingga membuat dirinya celaka.
"Kecelakaan kerja dan kelalaian korban sendiri karena kurang memperhatikan jalan dan gorong-gorong itu," ujar dia.
Berita Terkait
-
Saling Hantam Dua Kendaraan, Bripka Bobbi Tewas di Lokasi Kejadian
-
Kecelakaan Maut di Kebagusan: Brakk! Mobil Pikap Tabrak 4 Motor, 1 Tewas
-
Pengemudi Mobilio yang Terlibat Laka Maut di Mlati Jadi Tersangka
-
Bocah 10 Tahun Hilang, Diduga Tenggelam saat Main di Banjir Kanal Timur
-
2 Kapal Tabrakan di Langkat, 1 Tewas-1 dalam Pencarian
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kolaborasi Positif Mandiri Jogja Marathon 2026: Dari Lintasan Lari untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
Dana Keistimewaan Disunat Rp200 Miliar, Proyek Alun-alun Pakualaman Jadi Korban
-
Intel Nekat Masuk UMY Usai Demo, Ratusan Mahasiswa Kepung dan Amankan Anggota Polda DIY
-
Muhammadiyah Desak Pembenahan Total Program MBG di Tengah Gelombang Kritik
-
Diskusi di UGM Dibubarkan Paksa, Mahasiswa Lintas Kampus DIY: Ini Ancaman Serius Demokrasi!