SuaraJogja.id - Nama Anya Geraldine tengah banyak diperbincangkan oleh masyarakat Indonesia. Di media sosial Twitter beredar video syur seorang gadis yang diduga adalah dirinya. Video itu viral setelah sebelumnya kasus yang sama menimpa artis Gisella Anastasia dan Jessica Iskandar.
Melalui akun Twitternya @Anyaselalubenar, pemeran film Yowes Ben 2 ini memberikan tanggapannya. Anya menyebut adanya sebuah akun yang sedang melakukan promosi dan mengatakan jika gadis dalam video tersebut adalah dirinya. Anya juga mengancam jika orang tersebut benar-benar ingin dilaporkan ke polisi.
"Oh ada yang sebar hoax mentang-mentang lagi ada yang viral. Ada akun yang promo terus kemana-kemana bilang orang yang mirip gue itu gue, bener kepengen di laporin polisi? Gak bener deh kelakuan lo," tulis akun @Anyaselalu benar.
Dalam cuitan yang diunggah Senin (9/11/2020) tersebut, pernyataan itu sudah disukai lebih dari 7000 pengguna Twitter, 500 lainnya membagikan ulang dan ada 800 lebih yang memberikan komentar. Salah satunya adalah juri ajang Master Chef, Arnold Poernomo yang turut menyebutkan sebuah inisial.
"Tinggal WA gue! Namanya RS udah siap untuk diciduk. Jangan macem-macem sama temen gue!," tulsi @ArnoldPoernomo dalam cuitannya.
Juri salah satu perlombaan memasak itu mengatakan bahwa Anya cukup untuk mengirimkan pesan singkat kepadanya. Ia juga menyebutkan bahwa seorang oknum bernama RS sudah siap ditangkap. Ayah satu orang anak itu mengingatkan agar jangan ada yang berani mengusik temannya.
Anya ikut membalas cuitan dari Chef Arnold tersebut. Ia meminta oknum yang merasa menjadi pelaku penyebaran hoaks video syur tentang dirinya untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai justru oknum yang hendak mempermainkannya yang terkena batunya.
"Tuh mending baca yang ngerasa. Hati-hati main internet, jangan sampe lo yang kena main entar," tulis Anya.
Bukan hanya Chef Arnold, ada warganet lainnya yang mengunggah foto dan tangkapan layar akun berinisial RS dan menyebutnya sebagai penyebar video syur yang diduga hoaks tersebut. Akun @lilfuckin mengajak warganet untuk menghabisi akun berinisial RS tersebut.
Baca Juga: Erupsi Merapi, Warga Lereng Merapi Mulai Jual Hewan Ternak
Cuitan Chef Arnold yang mencoba melindungi temannya itu sudah disukai lebih dari 1000 pengguna Twitter. Ada puluhan yang membagikan ulang dan tidak sedikit yang meninggalkan komentar. Beberapa bahkan memberikan tanggapan seolah sudah mengetahui akun berinisial RS tersebut.
"Barusan dicek, cuitannya udah dihapus semua cep," tulis akun @prass___.
"**jay pengen jadi temenmu juga shrek," komentar akun @calonnyamelvin_.
"Jangan kasih ampun sef, langsung masuk pressure test aja udah. Kasih challenge dessert langsung klepek dia," tanggapan akun @ramachaniago.
Sementara akun @indahrusadii mengatakan, "Cep arnold teman yang baik sekali, yang mau membantu temannya. Boleh nggak ku jadi temanmu juga?."
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Tarif BPJS Tak Naik, Tapi Biaya Operasional Bengkak, Rumah Sakit Swasta Ini Pilih Bertahan Hidup
-
Polda DIY Incar Balap Liar hingga Knalpot Brong di Operasi Patuh Progo 2026, Catat Aturannya!
-
Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro
-
CGV Arthouse Hadir di Yogyakarta, Film Kuldesak hingga Perfect Days Siap Tayang Bulan Depan
-
Tak Sekadar Soal Reformasi 1998, Laut Bercerita Angkat Duka Keluarga Korban Penghilangan Paksa