SuaraJogja.id - Di tengah banyaknya tanda tanya publik akan keberadaan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto ketika Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab pulang ke tanah air, sang jubir, Dahnil Simanjuntak, muncul memberikan sambutan untuk tokoh Islam yang beberapa tahun belakangan tinggal di Arab Saudi itu.
Namun, pernyataannya tersebut ia sampaikan secara pribadi. Melalui akun Twitter @Dahnilanzar, Selasa (10/11/2020), politikus Partai Gerindra ini mengaku gembira atas kepulangan Habib Rizieq.
"Secara pribadi saya gembira melihat Habib Rizieq bisa kembali Ke Indonesia, dan berkumpul kembali dengan sahabat-sahabat FPI, sanak famili di Indonesia, serta kembali bisa berdakwah," cuitnya.
Pada cuitan yang sama, ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga NKRI dan Pancasila.
"Mari kita jaga NKRI dan Pancasila bersama-sama demi Indonesia yang lebih maju adil dan makmur," tulis jubir sang Menhan.
Tak hanya itu, Dahnil juga berharap, kepulangan Habib Rizieq turut membantu kerja keras Prabowo dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah mereka berdua lakukan selama ini.
Kerja keras yang ia maksud adalah mengubur dan membenamkan kebencian serta dendam politik di antara masyarakat.
"Saat berkolaborasi,berta'awun demi Indonesia yang lebih baik dimasa yang akan datang,Pak @prabowo dan Pak @jokowi bekerja keras untuk mengubur benci politik, semoga dg kepulangan Habib Rizieq, semua benci politik, dendam politik jg bs kita benamkan. dan kita mulai ta'wun Politik," kicau Dahnil.
Habib Rizieq Shihab alias HRS tiba di Indonesia, mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (10/11/2020) sekitar pukul 08.38 WIB.
Baca Juga: Habib Rizieq ke Massa: Sekarang Pulang, Sabtu ke Sini Lagi Kita Maulid
Pesawat tipe Boeing-777-368 (ER) yang ditumpanginya sudah menempuh perjalanan selama sembilan jam sejak berangkat pukul 19.30 WIB sehari sebelumnya.
Dalam perjalanan menuju kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat, Habib Rizieq keluar dari bagian sunroof mobil yang ditumpanginya di Jalan Tol Bandara untuk menyapa ribuan simpatisan yang menyambutnya.
Namun di antara massa yang menyambutnya itu, tak terlihat batang hidung Menhan Prabowo Subianto, yang pernah berjanji akan menjemput Habib Rizieq saat mencalonkan diri sebagai presiden dalam Pilpres 2019 lalu.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Habiburokhman pun menyampaikan alasan Prabowo tak datang menjemput Rizieq.
Ia mengatakan, Prabowo menjaga protokol kesehatan yang wajib dipatuhi, sehingga tidak ikut menjemput Habib Rizieq.
"Mungkin ada persoalan protokol kesehatan. Baik di Kemenhan dan Gerindra, Prabowo kita batasi untuk menghadiri acara yang sifatnya kerumunan," ujar Habiburokhman, dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Selasa.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq ke Massa: Sekarang Pulang, Sabtu ke Sini Lagi Kita Maulid
-
Rizieq Pulang, Rezim Jokowi Perlu Waspada Tapi Jangan Berlebihan
-
Habib Rizieq Datang, 27 Penerbangan di Bandara Soekarno Hatta Tertunda
-
27 Penerbangan di Bandara Delay Gegara Habib Rizieq Pulang, Ini Daftarnya
-
FPI, KAMI, dan Masyumi Akan Bersatu Dipimpin Habib Rizieq? Ini Kata Refly
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul