SuaraJogja.id - Warga seputaran jembatan Irung Petruk tepatnya di Padukuhan Karangsari, Kapanewonan Patuk, Gunung Kidul, Rabu (11/11/2020) dinihari, geger. Sesosok mayat ditemukan berlumuran darah terlentang di pinggir Jalan Jogja - Wonosari KM.22.
Mayat tersebut diduga korban pembunuhan karena ketika ditemukan terdapat luka bekas senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya. Ketika ditemukan, korban juga masih lengkap mengenakan helm dan jaket warna hitam.
Mayat tersebut terlentang tak jauh dari Restoran Teras Patuk atau jembatan Irung Petruk.
Di dekat tubuh korban ditemukan sebuah sepeda motor yang diduga milik korban, Suzuki Smash AB 4610 NF dan mengenakan helm warna putih merk Blade.
Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Patuk, Kompol Hendra Prastawa membenarkan pernemuan mayat tersebut.
Jasad korban pertama kali ditemukan dua orang warga setempat yang kebetulan melintas di kawasan tersebut sekitar pukul 03.00 WIB.
"Ketika melihat ada tubuh korban langsung melapor ke Polsek Patuk,"paparnya, Rabu (11/11/2020) melalui nomor pribadinya.
Hendra menambahkan, kini jenazah korban telah dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani otopsi. Saat ini dirinya juga tengah berada di RS Bhayangkara untuk menunggu keluarga dari korban.
Hendra membenarkan jika penemuan mayat tersebut diduga korban pembunuhan karena terdapat beberapa luka bekas senjata tajam. Namun Hendra belum bisa menyebut secara detil jumlah luka yang di tubuh korban hingga penyebab pastinya ia tewas.
Baca Juga: Tak Pulang Hingga Petang, Kakek di Gunungkidul Ditemukan Tewas di Hutan
"Selain mengamankan sebuah sepeda motor pihaknya juga berhasil menemukan handphone yang diduga milik korban serta sepasang sandal,"ungkapnya.
Melalui handphone milik korban tersebut pihak kepolisian berhasil menghubungi keluarga dari korban. Keluarga dari korban rencananya memang akan berkunjung ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk memastikan identitas korban.
Namun untuk detailnya siapa nama korban ataupun dari mana asalnya, Hendra mengaku belum bisa memastikannya. Karena dalam komunikasi dengan pihak keluarga korban belum sampai detil nama ataupun alamat dari korban tersebut.
"Kita sebut dulu namanya mister X,"tuturnya.
Hendra menyebut, jasad yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dan berumur sekitar 35-40 tahun.
Kontributor : Julianto
Tag
Berita Terkait
-
Geger Penemuan Mayat Terapung di Bintan, Hanya Kenakan Celana Love Boy
-
Perempuan Cuma Pakai Baju Atasan Ditemukan Meninggal di Hotel Surabaya
-
Duhh! Mayat Bu RT Pakai Baju Tidur Ditemukan Mengambang di Sungai
-
Sesosok Mayat Ditemukan di Lapangan Kentungan, Diduga Korban Penganiayaan
-
Tak Pulang Hingga Petang, Kakek di Gunungkidul Ditemukan Tewas di Hutan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning