SuaraJogja.id - Sebuah peristiwa kebakaran terjadi di salah satu toko aksesoris HP dua lantai yang berada di Jalan Affandi (Gejayan), Mrican, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman pada Kamis (12/11/2020) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kapolsek Depok Barat Kompol Rachmadiwanto mengatakan bahwa insiden terjadi pada sekitar pukul 20.30 WIB. Salah satu saksi yang berada di dekat lokasi kejadian saat itu hendak salat di musala yang terletak di sebelah belakang gudang.
Ketika itu, lampu gudang, yang awalnya menyala, tiba-tiba padam. Saksi pertama langsung memanggil rekannya untuk memberi tahu bahwa lampu gudang padam dan sempat tercium bau asap.
"Kemudian saksi kedua tadi mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang terletak di bagian depan toko, tapi sesampainya di belakang api sudah membersar," ujar Rachmadiwanto saat dikonfirmasi awak media, Jumat (13/11/2020).
Melihat api yang sudah mulai membesar, beberapa orang yang berada di sekitar lokasi dan rekan karyawan tadi berusaha memadamkan api dengan APAR dan air. Namun, api yang makin besar memaksa pemadam kebakaran untuk turun tangan.
"Ada sekitar enam unit pemadam kebakaran yang ikut terlibat memadamkan api. Untuk kerugian, masih belum bisa dipastikan karena masih dilakukan inventaris jumlah barang yang terbakar," ucapnya.
Kepala Seksi Operasional dan Investigasi Kebakaran Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sleman Suwandi mengatakan, dugaan sementara, kebakaran ini disebabkan hubungan arus pendek listrik di toko tersebut. Sebelumnya, pihaknya mendapat laporan dari saksi ketika api sudah membesar di bagian tengah gudang.
"Dugaan sementara karena korsleting arus pendek listrik," kata Suwandi.
Suwandi, yang mendapat laporan, langsung mengerahkan armada untuk menangani insiden tersebut. Pemadaman dilakukan oleh beberapa pihak, mulai dari Damkar Sleman, DIY, dan UGM, serta jajaran kepolisian dan relawan.
Baca Juga: Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Kebakaran Kejagung ke Kejaksaan
Berita Terkait
-
Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Kebakaran Kejagung ke Kejaksaan
-
BREAKING NEWS: Kebakaran Lalap Toko Dua Lantai di Kawasan Gejayan
-
Mobil Mendadak Keluar Api, Edi Berhasil Selamat di Detik-detik Terakhir
-
Ditinggal Berkunjung ke Kediaman Anak, Rumah Warga Bintan Habis Dilalap Api
-
Diduga Korsleting Listrik, Ruko di Wirobrajan Hangus Dijilat si Jago Merah
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Sidang Hibah Pariwisata: Peran Harda Kiswaya saat Menjabat Sekda Jadi Sorotan
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai