SuaraJogja.id - Mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean ikut menyoroti Rancangan Undang-Undang (RUU) Minuman Beralkohol, yang tengah ramai diperbincangkan. Melalui cuitannya, Ferdinand meminta pemerintah untuk tidak perlu "genit" mengenai minuman beralkohol.
Dalam cuitannya di akun Twitter @FerdinandHaean3, Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) ini mempertanyakan dasar yang digunakan pemerintah untuk membahas RUU tersebut. Ferdinand bahkan menyebut agar mereka yang membahas RUU tersebut untuk tidak munafik.
Bukan hanya mempertanyakan dasar pembahasan RUU tersebut, Ferdinand juga meminta DPR untuk membuang atau menolak pembahasan RUU tersebut.
Menurutnya, lebih baik membuat RUU mengenai intoleransi dengan hukuman pelaku adalah hukum mati.
"DPR sebaiknya tidak usah genit soal minuman beralkohol. Dasarnya apa melarang? Ajaran agama? Jangan munafiklah kalian. Saya minta agar RUU minuman beralkohol ini dibuang dan ditolak. LBH ajukan RUU Intoleransi, pelakunya hukum mati," tulis Ferdinand.
Sejak diunggah pada Jumat (13/11/2020), cuitan itu sudah disukai lebih dari 100 pengguna Twitter. Ada puluhan yang membagikan ulang dan tidak sedikit yang memberikan tanggapan di kolom komentar. Warganet ikut memberikan pendapatnya mengenai RUU minuman beralkohol.
"Seberapa besar efek 'merusaknya'-nya minuman beralkohol ini dibandingkan intoleran yang kalian ciptakan hingga sekarang ini?" tulis akun @rudihalim.
"Mungkin mereka gak mampu bayar denda, siasat untuk mengakali peraturan agar lebih ringan hukumannya," komentar akun @NeuerQiin.
"Betul bung munafik. Di negara Arab saja minum beralkohol masih ada," tanggapan akun @jaring_sosial.
Baca Juga: Download di Sini: Draf RUU Minuman Beralkohol yang Kontroversial
Sementara akun @Sgrdamai mengatakan, "Nah ini setuju, masala intoleransi sudah sangat mendesak apa Indonesia mau seperti Rusia terpecah belah."
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara dan UMKM Lewat Semarak Merah Putih
-
SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan
-
10 Saksi Dihadirkan di Sidang Little Aresha, Ibu Ungkap Anak Autis Diduga Diikat hingga Lebam
-
Raih Hibah United Board 2026, UAJY dan AMSI Kolaborasi Kuatkan Jurnalisme Biodiversitas
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla