Tonton pendapat Amien Rais soal Islamophobia DI SINI.
Bukan hanya Myanmar, Amien melanjutkan, Pemerintah Komunis China di bawah kepemimpinan Xi Jinping juga telah menghina, membunuh, menyiksa, memerkosa, dan menindas kaum muslimin Uighur di provinsi Xinjiang sampai saat ini. Mereka dibantai oleh pemerintah karena menganut agama Islam.
"Akhirnya saudara-saudaraku, kita tidak boleh kehilangan kewaspadaan terhadap gerak langkah dari kaum Islamophobe di negara kita ini karena makin lama mereka makin berani," terang Amien.
Sejak diunggah pada Jumat (13/11/2020), video tersebut sudah ditonton lebih dari seribu pengguna YouTube. Ada seratus lebih yang menekan tanda suka dan puluhan lainnya meninggalkan komentar. Beberapa berharap agar tokoh umat Islam dapat bersatu untuk melindungi agama yang dianut banyak masyarakat Indonesia ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Jadwal Lengkap Agenda Wisata Jogja Februari 2026: Dari Tradisi hingga Romansa!
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Babak Baru Rampasan Geger Sepehi 1812: Trah Sultan HB II Tegas Ambil Langkah Hukum Internasional
-
Misteri Terkuak! Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Sleman Ternyata Mantan Suami Pemilik Rumah
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan