SuaraJogja.id - Akun Twitter @teziaazhr membagikan potret seorang kakek berusia 93 tahun yang masih bersemangat jualan soto lenthok di kawasan Kota Yogyakarta. Seorang diri, pria paruh baya itu mendorong gerobaknya dari rumah dan menjualnya dekat dengan toko perabotan sekitar Malioboro.
Dalam cuitan yang ditulis Selasa (17/11/2020), gadis bernama Teija itu mengatakan ada seorang kakek berusia 93 tahun yang berprofesi sebagai penjual soto di kawasan Jalan Mayor Suryotomo. Tepatnya berada disudut pertigaan menuju ke salah satu toko peralatan rumah tangga terbesar di Yogyakarta berdampingan dengan Angkringan.
"Yang di Jogja dan mau nyisihin rezekinya boleh banget bantu mbah ini usianya udah 93 tahun tapi masih semangat buat jualan soto ayam di Jalan Mayor Suryotomo (di pojokan, barat jalan, sebelum pertigaan ke Progo, sebelah angkringan). Simbah jualan dan dorong gerobak dari rumahnya sendiri," tulis akun @teizaazhr.
Dalam cuitannya itu, ia juga menjelaskan bahwa pria dengan tubuh kurus dan rambut yang sudah seutuhnya memutih itu mendorong sendiri gerobak dagangannya dari rumah menuju Jalan Mayor Suryotomo. Selain cerita tetang sang kakek, Teija juga membagikan potret pedagang soto itu berdiri di sisi gerobak makananannya.
Teija menyarankan untuk masyarakat Jogjakarta yang ingin menyantap soto bisa berkunjung ke lapak kakek tersebut sekaligus melihat kondisi pedagangnya. Ia mengajak para pengikutnya di media sosial untuk ikut membantu meringankan beban pria paruh baya yang berjuang seorang diri tersebut.
Satu porsi soto dijual seharga Rp 7.000 saja sudah dalam porsi lengkap. dengan berbelanja soto di tempat pria paruh baya itu, Teija berharap warganet bisa meringankan pria yang berjuang bertahan hidup tersebut. Jika dagangannya habis lebih awal, kakek itu juga bisa pulang ke rumah lebih awal dari biasanya dan beristirahat di usia senjanya.
Sejak diunggah, cuitan itu sudah disukai lebih dari seribu pengguna Twitter. Ada seribu lebih lainnya yang membagikan ulang. Puluhan diantaranya ikut berkomentar dengan menyebut teman mereka. Beberapa berencana untuk bisa segera mengunjungi lapak soto kakek tersebut.
"Mbak kalau udah open donasi boleh diinfo gak saya. Tidak tinggal di Jogja soalnya huhu," tulis akun @mutiarahap.
"Mudah-mudahan si Mbah panjang umur dan selalu diberikan kesehatan. Semoga nanti masih bisa ketemu kalau saya main ke Jogja," komentar akun @Rh_Kurniawan.
Baca Juga: Banjir, Ruas Jalan Nasional Banyumas - Yogyakarta Macet Total
"Yang mau makan disini saran parkirnya di Progo. Soalnya pas tikungan dan ada rambu dilarang berhenti," tanggapan akun @bmbng_stwn.
Sementara akun @antonbuddy mengatakan, "Soto lenthuk. Beberapa kali beli di warung mbahnya."
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais