Seorang warga menunjukkan Bunga Bangkai di rumah milik Wijiyanti pedukuhan Klodran RT 1, Desa Palbapang, Kecamatan/Kabupaten Bantul, Rabu (18/11/2020). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]
"Jadi ini kan masuk kategori tanaman langka ya, dari perangkat desa hanya memberi saran untuk menjaga saja. Pasalnya jarang sekali tanaman seperti ini (Bunga Bangkai) muncul di wilayah Pulau Jawa," ujar Eri.
Ia menjelaskan awal pertama ditemukan, bunga tersebut memang mengeluarkan bau tak sedap. Saat ini bau tersebut berangsur hilang.
"Sebelumya memang mengeluarkan bau tak sedap. Saat ini sudah hilang baunya. Ya kami menyarankan agar tetap dijaga oleh pemiliknya karena tanaman langka," jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
Terkini
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja