SuaraJogja.id - Dugaan pencurian kendaraan bermotor terjadi di Dusun Tokolan RT 1, Desa Tirtomulyo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul. Mobil jenis Honda Brio bernomor polisi AB 1145 QY raib setelah korban mengecek garasinya.
Korban bernama Vitriana Rohmawati (26) mengaku bahwa nasib sial yang dialami karyawan swasta itu terjadi pada Rabu (18/11/2020). Dirinya tak mendengar suara apapun ketika terduga pelaku mencuri mobil miliknya.
"Kejadiannya sekitar pukul 04.00 wib saat saya ingin mengecek mobil di garasi. Ketika keluar, mobil sudah tidak ada, saya panik langsung menghubungi orang terdekat," ujar Vitriana dihubungi SuaraJogja.id, Kamis (19/11/2020).
Vitriana menjelaskan, selama dirinya tertidur, dia tak mendengar suara berisik dari luar.
"Saya tidak dengar apapun, sepertinya orang ini (terduga pelaku) sudah lihai. Padahal dia merusak daun jendela supaya bisa masuk ke dalam rumah," terang Vitriana.
Ia mengatakan jendela rumah yang berada di dekat ruang tamu didapati sudah rusak. Terduga pelaku membuka paksa kunci jendela dengan cara mencongkel.
"Jadi ada bekas congkelan, kunci jendela juga sudah rusak," katanya.
Ia mengatakan bahwa terduga pelaku berhasil membawa kabur mobil dengan kunci mobil yang diletakkan di sekitar ruang tamu.
"Kunci mobil saya juga ikut hilang, awalnya saya kira pencuri ini punya kunci khusus untuk menyalakan mesin mobil. Namun setelah saya mencari kunci mobil sudah tidak ada," jelasnya.
Baca Juga: Kekerasan Seksual di Bantul Meroket, Ini Respon Satgas PPA
Vitriana yang sejak lahir tinggal di komplek perumahan itu baru pertama kali mengalami hal tersebut. Sebelumnya tak pernah terjadi pencurian yang dialami oleh dia atau tetangganya.
"Kejadian ini baru sekali, biasanya selalu aman. Memang garasi saya tidak dipasangi pagar karena sejak lahir sudah cukup aman. Tapi sekarang malah ada pencurian itu," ujar dia.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Kretek, Kompol S Parmin membenarkan adanya dugaan pencurian di Dusun Tokolan RT 1. Pelaku diduga merusak jendela rumah korban agar bisa mengambil kunci mobil.
"Iya laporan terkait dugaan pencurian ini sudah kami terima. Memang mengarah pada pencurian dan pemberatan karena terduga pelaku merusak jendela," katanya.
Saat ini, lanjut Parmin kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut. Pihaknya masih mengumpulkan sejumlah alat bukti untuk menemukan jejak pelaku.
"Sedang kami lakukan penyelidikan atas kasus ini. Korban sudah kami mintai keterangan dan mengumpulkan bukti yang ada," jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat