SuaraJogja.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul berupaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat pemungutan suara pada Pilkada Bupati-Wakil Bupati Bantul 2020. Pihaknya menyediakan bilik khusus bagi pemilih yang kedapatan memiliki suhu tubuh diatas 37 derajat.
Kadiv Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Bantul, Joko Santoso mengungkapkan bahwa langkah tersebut diambil untuk menanggulangi potensi penularan Covid-19.
"Kami sudah menyiapkan bilik khusus bagi pemilih yang memiliki suhu tubuh diatas 37,3 derajat. Kami siapkan di tiap TPS yang tersebar di Kabupaten Bantul," terang Joko ditemui wartawan saat Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Penggunaan Sirekap di Tingkat TPS, dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2020 di Lapangan Pasutan, Kecamatan/Kabupaten Bantul, Sabtu (21/11/2020).
Joko menjelaskan, KPU berupaya agar penyelenggaraan pemungutan suara tak menciptakan klaster baru. Sehingga, ketersediaan bilik khusus disiapkan untuk memutus tali penyebaran Covid-19 di Bantul.
"Kami tidak akan tahu apakah pemilih membawa virus atau tidak, tapi yang jelas bilik khusus ini disiapkan sebagai antisipasi," terang dia.
Teknis pemungutan suara, lanjut Joko akan dilayani oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) dengan jarak aman. Kebutuhan pemilih akan dilayani di luar bilik khusus.
"Nanti surat suara dan tinta serta keperluan yang dibutuhkan pemilih diberikan dan ditangani dengan jarak aman. Dari simulasi ini nanti kami melihat dan mengevaluasi apa yang perlu diperbaiki," katanya.
Joko menambahkan bagi pemilih dengan suhu 37,3 derajat yang sudah selesai menggunakan hak suaranya tidak diberi tindakan medis. Petugas hanya menyarankan pemilih untuk segera memeriksakan diri.
"Jadi setelah pemilih menyelesaikan pencoblosan, KPPS mengarahkan pemilih untuk memeriksa diri. Hanya sebatas itu," katanya.
Baca Juga: Jelang Pilkada Bantul, KPU Gelar Simulasi Pemungutan Suara dengan Prokes
Joko menambahkan, tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga akan disediakan baju hazmat. Hal itu untuk melayani pemilih yang tengah sakit di rumah sakit.
"Ketersediaan APD sudah 80 persen, tapi kami masih menunggu untuk APD berupa hazmat. Pemilih yang ada di rumah sakit tetap kami datangi, tentu koordinasi dan teknisnya nanti kami bicarakan dengan pihak rumah sakit," ujar dia.
Hingga kini jumlah TPS yang ada di Kabupaten Bantul sebanyak 2.085. jumlah tersebut tersebar di 17 kecamatan.
Joko tak menampik jika penyelenggaraan pemungutan suara di Kabupaten Bantul akan memakan waktu lebih lama mengingat penerapan protokol kesehatan. Maka dari itu pihaknya telah membagi pemilih tiap TPS di Kabupaten Bantul sebanyak 340 orang.
"Jika dari UU maksimal 500 orang, kami sudah membatasi rata-rata 340 pemilih tiap TPS. Harapannya 11.30 wib pemilih yang terdaftar sudah selesai," kata dia.
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
8 Kali Guguran Lava Meluncur 1,7 Km, Suplai Magma Merapi Masih Berlangsung
-
Gempa Cilacap Guncang Perjalanan KA, 20 Kereta di Daop 6 Yogyakarta Mendadak Berhenti
-
30 Ribu Lebih Penerima Bansos DIY Terindikasi Judol, OJK Bongkar Potensi Mata Rantai dengan Pinjol
-
Apresiasi Nasabah di Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Siapkan Promo Spesial
-
Sempat Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa di Sleman Akhirnya Kembali Bersekolah