SuaraJogja.id - Aksi saling sindir di media sosial antara Ustaz Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah dan Ustaz Maaher At Tuawalibi makin memanas.
Setelah dituding panjat sosial (pansos) lewat kritik untuk Ustaz Maaher, yang dinilai menghina Habib Luthfi bin Yahya, kini Gus Miftah disindir kembali lewat video yang diunggah Ustaz Maaher di Twitter.
Video tersebut dibagikan @ustadzmaaher_ pada Minggu (22/11/2020). Menyertai video berdurasi 59 detik tersebut, Ustaz Maaher mencuitkan kata "lonte", yang berkali-kali diucapkan Gus Miftah di video itu.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Di awal potongan video, Gus Miftah menceritakan sedikit pengalamannya berdakwah di lokalisasi. Saat ditanya apakah ia tak tergoda, Gus Miftah menjawab, "Ketika saya masuk ke dunia malam, saya harus tahu kapan menempatkan gas, kapan menempatkan rem."
Setelah itu, ditampilkan pula potongan video Gus Miftah ketika mengungkapkan bahwa pengajiannya tak terbatas untuk kalangan tertentu, tetapi juga pejabat, kampus, umum, artis, hingga PSK.
"Dan pengajian sing [yang] paling nyenengke [menyenangkan] adalah pengajian dengan lonte. Kenap? Karena ngajinya berpahala, matanya bervitamin," tutur Gus Miftah sambil tersenyum.
Kalimat tersebut lantas digunakan Ustaz Maaher untuk menyerang Gus Miftah lewat kicauannya.
"Kata Gus Miftah, Pengajian Yang Paling Menyenangkan Adalah Pengajian Dengan Lonte. Berarti Gus Miftah ini Kyai Pecinta Lonte ?? #seriusnanya," cuit ustaz yang menimbulkan kontroversi karena mengatai artis Nikita Mirzani "lonte".
Baca Juga: Buya Syafii soal Mendewakan Keturunan Nabi: Dulu Bung Karno Protes Keras
Sekitar delapan jam kemudian, Gus Miftah berkicau di Twitter diduga untuk menanggapi serangan dari Ustaz Maaher.
""Saya diserang lagi, pokok e Los Dol, Sak Uni unimu,"" tulisnya.
Bersama dengan cuitan itu, Gus Miftah mengunggah pula foto dirinya dengan kutipan yang berbunyi, "Prinsip saya: Kita wajib menghormati orang lain tapi orang lain tidak wajib menghormati kita."
Berdasarkan komentar yang mengular di bawahnya, banyak warganet yang langsung menangkap bahwa twit itu ditujukan untuk Ustaz Maaher, yang belakangan juga ramai dibicarakan karena mendadak sakit perut sampai jatuh dari kursi saat live di Instagram.
"Tuh si maher adu domba mulu demennya..
Lvl nya ma lonte aj udah, g ush diladenin gus," komentar @ald***.
"Jangan di tag nanti mules lagi perutnya," sindir @dim***.
Berita Terkait
-
Buya Syafii soal Mendewakan Keturunan Nabi: Dulu Bung Karno Protes Keras
-
Pesan Menohok Buya Syafii soal Mendewakan Keturunan Nabi
-
Buya Syafii Maarif: Mendewakan Keturunan Nabi Itu Perbudakan Spiritual
-
Ustaz Riza Muhammad Ungkap Cara Sikapi Para Penghina Habib: Maafkan Dia
-
Lucu Ngakak! Nikita Mirzani Tertawai Parodi Ustaz Maaher Kena Santet
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Terungkap! 5 Fakta Mengerikan Kasus Kekerasan Berantai di Daycare Little Aresha Jogja
-
Neraka Berkedok Daycare di Jogja: Bayi Diikat, Lapar, dan Pulang Bawa Luka
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Bakal Sweeping Daycare Tak Berizin
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo