SuaraJogja.id - Progres proyek pekerjaan revitalisasi kawasan Tugu Pal Putih dan Jalan Jenderal Sudirman sudah 70 persen. Beberapa street furniture atau aksesoris jalan mulai dipasang di sekitar dua kawasan proyek tersebut.
Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman [DPUPKP] Kota Yogyakarta Umi Akhsanti mengatakan, untuk pekerjaan di kawasan Tugu Pal Putih, petugas masih menyelesaikan pemasangan batu andesit di sisi utara Tugu. Nantinya pemasangan batu andesit itu akan menyerupai kawasan Titik Nol Kilometer.
"Sampai saat ini sudah 70 persen. Masih menyelesaikan pekerjaan pemasangan batu andesit di sisi utara tugu ditambah aksesoris jalan mulai dipasang juga," ujar Umi, saat dihubungi awak media, Jumat (27/11/2020).
Umi menyebut, aksesoris yang dipasang itu mulai dari bangku, tiang-tiang lamp hingga bohlam lampu. Ditambah pula dengan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang juga sudah mulai digarap untuk tahap akhir.
Dari pantauan SuaraJogja.id di lapangan, di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman terlihat sudah ada berjajar beberapa tiang lampu yang masih dibungkus oleh plastik. Belum ada bohlam lampu atau aliran listrik di situ namun sudah didirikan sedemikian rupa.
"Lampu-lampu budaya juga sudah mulai kita pasang, beberapa kalau tidak salah sudah ada yang nyala setelah kita coba yang pas di simpang tugu itu," ungkapnya.
Bergerak dengan progres yang sama-sama sudah mencapai 70 persen, kata Umi, proyek pedestrian di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman juga sudah mulai dipasangi aksesoris. Pekerjaannya pun sudah tinggal menyelesaikan teraso dan akan disusul dengan pemasangan lampu di tiang yang sudah didirikan tadi.
Terkait desainnya, Umi menuturkan akan dibuat sedikit berbeda dibandingkan dengan yang ada di Jalan Sudirman ke arah Kotabaru. Hal ini menyesuaikan juga dengan konsep kawasan yang menuju ke arah sumbu filosofis.
"Nanti akan lebih mendekati konsep yang ada di Malioboro untuk tiangnya dan lampu-lampunya," ucapnya.
Baca Juga: Kejar Target Kelar Akhir Bulan Ini, Proyek Revitalisasi Tugu Pal Dilembur
Dengan progres yang sudah sejauh ini, Umi berharap tetap bisa menyelesaikan dua proyek pembangunan ini sesuai dengan target. Setidaknya, kata Umi, tanggal 17 Desember kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan Tugu Pal Putih sudah bisa dinikmati.
"Ya harapan kami tanggal 17 Desember sudah bisa dinikmati oleh masyarakat," harapnya.
Disampaikan Umi, demi mendukung target itu rekan-rekan pekerja pun memang sudah bekerja cukup lembur. Sebab memang pekerjaan dua proyek pembangunan ini sudah dilaksanakan siang dan malam hari.
"Temen-temen pekerja agak lembur, kalau yang di Tugu kerja siang-malam, kecuali malam minggu dan malam senin, malamnya tidak ada pekerjaan. Kalau untuk Jalan sudirman cuma lembur sampai agak malam saja tapi tidak sampai larut. Pertimbangannya karena lalu lintas di Tugu yang tidak bisa terlalu lama ditutup siang malam secara full," tandasnya.
Sementara itu Pati Parinadya atau Pimpinan Lembaga Parinadya Kaistimewan, Aris Eko Nugroho, menyebut pemasangan tiang-tiang lampu di sepanjang Jalan Sudirman itu bukan tanpa makna.
Menurutnya, itu sudah disesuaikan dengan filosofi yang ada untuk merespon kawasan di sekitar sumbu filosofis itu sendiri.
Berita Terkait
-
Kejar Target Kelar Akhir Bulan Ini, Proyek Revitalisasi Tugu Pal Dilembur
-
Revitalisasi Hampir Selesai, Rekayasa Lalu Lintas Tugu Jogja Berubah Lagi
-
Rawan Kecelakaan, Pengawasan Proyek di Tugu Pal Putih Perlu Dioptimalkan
-
Tugu Jogja Usai Renovasi Tampak Kinclong, Warganet Sentil Ini ke Pemda DIY
-
Agustinus Woro Kembali Panjat Papan Reklame, Jalan Sudirman Sempat Macet
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat