SuaraJogja.id - Akun Instagram @masjidjogokariyan membagikan informasi terbaru terkait kondisi spanduk yang dipasang di sekitar kawasan Masjid Jogokariyan Jogja. Spanduk bertuliskan doa diduga agar enam laskar FPI yang meninggal dunia mendapatkan pahala dilepas anggota Satpol PP. Sejak spanduk dipasang, ada beberapa pihak yang meminta pengurus masjid untuk melepasnya.
Dalam unggahannya, terlihat potret beberapa petugas Satpol PP dan seorang anggota kepolisian tengah melepas spanduk dengan latar belakang hitam tersebut. Spanduk itu sendiri berisi tulisan "Semoga Mendapat Pahala Kesyahidan 6 Syuhada Pembela Islam. Jutaan Pemuda Islam siap meneruskan perjuanganmu MENYELAMATKAN NKRI." Diduga spanduk tersebut ditujukan untuk enam orang anggota FPI yang tertembak mati dalam satu malam.
Pada keterangannya, disampaikan bahwa sejak spanduk itu dipasang, sudah ada beberapa pihak yang meminta pihak Masjid Jogokariyan untuk melepaskan spanduk tersebut. Alasan beberapa pihak itu adalah untuk menjaga kondusivitas Kota Jogja. Dari pihak masjid sendiri sebenarnya tidak mempermasalahkan karena bagi mereka yang terpenting doa yang tertulis dalam spanduk tersebut sudah tersampaikan.
"Telah ada beberapa pihak (tahu kan maksudnyaa?) yang meminta Masjid Jogokariyan untuk mencopot spanduk dan baliho tersebut dengan alasan untuk menjaga kondusivitas Kota Jogja. Dari pihak Masjid Jogokariyan tidak mempermasalahkan, yang terpenting doa dalam spanduk tersebut telah tersampaikan," tulis akun @masjidjogokariyan dalam keterangannya.
Demi menjaga kondusivitas dan profesionalitas juga, pihak masjid meminta agar pelepasan spanduk itu cukup dilakukan anggota Satpol PP dan tidak perlu sampai melibatkan anggota polisi ataupun TNI.
Sebab, pihak masjid menilai, dua lembaga aparat itu memiliki tugas yang jauh lebih besar terkait dengan keamanan dan pertahanan negara.
Unggahan itu merupakan penjelasan dari pihak Masjid Jogokariyan mengenai pelepasan spanduk berisi doa untuk enam anggota FPI yang tewas dengan luka tembak.
Pihak masjid berharap agar seluruh masyarakat tidak lelah mencintai Indonesia dengan nurani dan akal sehat demi keutuhan dan kelangsungan NKRI tercinta yang akan diwariskan kepada anak cucu.
Sejak diunggah pada Jumat (11/12/2020), foto pelepasan spanduk di kawasan Masjid Jogokariyan itu sudah disukai lebih dari 12 ribu pengguna Instagram.
Baca Juga: Habib Rizieq Shihab Datangi Polda Metro Jaya
Ada 800 lebih warganet yang ikut memberikan tanggapan di kolom komentar. Banyak yang menyebutkan bahwa Masjid Jogokariyan sudah melakukan yang terbaik.
"Ane udah screenshot foto spanduk itu min. Ana makin bangga dengan Masjid Jogokariyan. Lanjutkan menegakan kebenaran min," tulis akun @irwanbindaud502.
"Ada yang kepanasan ternyata, di dunia saja sudah kepanasan kalian apalagi di akhirat. #komen santai," komentar akun @aclassic11septmber.
"Selain Masjid Jogokariyan tidak ada yang berani pasang baliho seperti itu," tanggapan akun @baihaqi_wulan.
Sementara akun @jumadiaditama mengatakan, "Sebaiknya Masjid Jogokariyan nggak perlu ikut main di isu-isu seperti itulah."
SuaraJogja.id telah mencoba meminta keterangan lebih lanjut, tetapi hingga artikel ini diterbitkan, pihak Masjid Jogokariyan belum juga memberikan tanggapan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal