SuaraJogja.id - Timnas Indonesia U-16 melakoni game internal pada penutupan minggu pertama gelaran training camp (TC) di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Sebanyak 26 pemain Timnas U-16 diadu dalam game internal tersebut.
Sebelum memulai laga, para pemain diberikan latihan pemanasan seperti jogging, finishing, dan lain-lain. Kemudian setelah itu skuat Garuda Asia --julukan Timnas Indonesia U-16-- dibagi menjadi dua tim, yakni tim merah dan putih.
Tentu, semua pemain berusaha memperlihatkan kemampuan terbaiknya agar dapat memikat hati pelatih kepala Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti.
Adapun game internal ini dimenangi tim putih lewat gol semata wayang Aditiya Daffa Al Haqi.
Usai laga, Bima Sakti mengatakan bahwa timnya sudah menunjukkan perkembangan positif sejak TC dimulai awal bulan ini. Namun, menurutnya masih banyak hal yang harus diperbaiki dari Timnas Indonesia U-16.
"Ya, masih banyak beberapa hal yang harus diperbaiki. Komunikasi harus lebih dijaga, ada sejumlah pemain yang suaranya masih tidak terdengar, sehingga ada saja kehilangan bola," papar Bima dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (13/12/2020).
"Ini gunanya kami adakan game internal di TC ini, untuk melihat sejauh mana para pemain sudah menyerap ilmu yang diberikan oleh tim pelatih," sambung legenda Timnas Indonesia pemilik nama lengkap Bima Sakti Tukirman itu.
Pemusatan latihan di Sleman ini sendiri akan berlangsung sampai 23 Desember mendatang. Bima menjelaskan, di sisa waktu TC ini para pemain wajib mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.
"Saya rasa, kami masih harus bekerja lebih keras lagi di sisa TC Yogyakarta. Memperbaiki komunikasi, transisi dan yang lainnya," pungkasnya.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: AS Roma Mengamuk, Napoli Menang Tipis
TC Timnas Indonesia U-16 ini menjadi bagian dari persiapan jelang turun di Piala Asia U-16 yang rencananya berlangsung di Bahrain awal 2021.
Indonesia merupakan satu-satunya negara dari Asia Tenggara yang tampil di kejuaraan tersebut. Skuat Garuda Asia berada di Grup D bersama Jepang, Arab Saudi dan China.
Berita Terkait
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Piala Dunia U-17 dan 2 Poin Mati yang Jadi Indikator Kesuksesan Nova Arianto Bersama Garuda Muda
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Siapakah Aku? Ibuku Orang Yogya, Ayahku Belanda, Aku Hampir Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial