SuaraJogja.id - Kabar baik datang datang lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Yogyakarta Tri Haryanto sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Saat ini Tri Haryanto telah kembali berkegiatan secara normal.
Kabar itu disampaikan langsung oleh Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat dikonfirmasi awak media, Kamis (17/12/2020). Disebutkan bahwa tidak hanya Kepala Diskominfosan saja yang telah sembuh, tetapi juga beberapa ASN lain yang sempat terpapar virus corona.
"Kepala Diskominfosan sudah sembuh. Begitu juga dengan pegawai di Diskominfosan yang lainnya. Sekarang sudah kembali bekerja," kata Heroe.
Diketahui sebelumnya, selain Kepala Diskominfosan, ada tiga orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungan Diskominfosan, mulai dari staf, kemudian merembet ke Sekretaris Diskominfosan hingga kepada salah satu kepala seksi.
Heroe menyebutkan, ketiga orang tersebut termasuk dalam kategori asimptomatik atau Orang Tanpa Gejala (OTG). Saat ini unsur ASN yang berada di Diskominfosan tersebut juga telah sembuh dan melanjutkan aktivitas kerjanya.
"Semuanya tanpa gejala dan memang sudah sembuh," ucapnya.
Namun di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Hari Setyo Wacono, yang juga sempat dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19, belum kembali berkegiatan secara normal hingga saat ini. Diketahui sebelumnya bahwa Hari merupakan salah satu kontak erat dengan Tri Haryanto.
Terkait dengan kondisi Hari, Heroe menyampaikan bahwa kesehatannya sudah membaik. Saat ini Hari sudah lebih fit ketimbang sebelumnya dan tinggal menunggu proses pemulihan stamina hingga nanti akhirnya dinyatakan untuk bisa kembali bekerja.
“Kondisi Kepala DPUPKP sudah membaik, prima juga. Mungkin baru dua atau tiga hari lagi akan masuk kerja. Masih dalam pemulihan stamina sepenuhnya,” tuturnya.
Baca Juga: Saat Pandemi Covid-19, UGM Berinovasi di Bidang Riset Kesehatan
Ditanya mengenai tracing sebaran kasus tersebut, kata Heroe, semuanya telah selesai dilakukan. Untuk hasilnya, memang hanya ditemukan empat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dari sebaran itu.
Walaupu memang sempat muncul sebagai sebaran kasus Covid-19 generasi 2 dan 3. Namun Heroe enggan menyebut hal itu sebagai klaster.
"Tracing sudah selesai semua. Kalau klaster sepertinya belum karena memang sebarannya hanya empat kasus," tegasnya.
Heroe mengimbau semua pihak untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku sebagai upaya meminimalisir penyebaran kasus Covid-19 baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat.
Sebelumnya diberitakan, dua kepala dinas di lingkungan Pemkot Yogyakarta terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin (7/12/2020) kemarin. Kedua kepala dinas tersebut berasal dari Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPKP).
Kasus yang terjadi di lingkungan Diskominfosan berawal dari salah satu stafnya. Salah satu staf tersebut memiliki riwayat perjalanan dari wilayah Tangerang. Sementara Kepala DPUPKP menjadi salah satu kontak erat dengan Kepala Diskominfosan Kota Yogyakarta.
Berita Terkait
-
Saat Pandemi Covid-19, UGM Berinovasi di Bidang Riset Kesehatan
-
Wanita Ini Justru Merasa Beruntung Terinfeksi Virus Corona, Ini Alasannya!
-
Larang Keras Perayaan Tahun Baru di Kepri, Polisi: Tidak Ada Perizinan!
-
Membantu Pemulihan dari Virus Corona Covid-19, Lakukan 5 Olahraga Ini!
-
Kebijakan Swab Antigen Diterapkan, Apa Bedanya dengan PCR dan Rapid Test?
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pantai Selatan Rawan Laka Laut, Wiatawan Diminta Waspada Cuaca Ekstrem saat Libur Panjang Isra Miraj
-
Bisa Kurangi Sampah Plastik, Kini Malioboro Hadirkan Lima Titik Air Siap Minum Gratis, Ini Lokasinya
-
Titik Terang Relokasi SDN Nglarang yang Terdampak Tol Jogja-Solo
-
8 Fakta Mencekam Kerusuhan di Iran: Wasit Futsal dan Mahasiswi Jadi Korban, Dunia Menyorot!
-
Sah! YIA Resmi Jadi Embarkasi Haji Mulai 2026: Apa Dampaknya Bagi Jemaah dan Ekonomi Lokal?