Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Hernawan
Selasa, 22 Desember 2020 | 08:53 WIB
Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep. (@janethesss/instagram)

"Katanya korupsi, Rp 35 ribu gak punya," ujar Chef Arnold.

"Ini bukan percakapan anak-anak presiden, tapi percakapan penjual pisang dan martabak," timpal @dhe_enoily.

"Gak ada foto profil, centang biru dimatiin, fix mas Gibran galau! Tinggal cek story-story gimana, apakah gelap tapi ada lagunya," sahut @liabudyti salah fokus.

Tangkapan Layar Percakapan Kaesang Pangarep dan Mas Gibran (Twitter/Kaesangp).

Kronologi Gibran Diduga Terseret Kasus Korupsi Dana Bansos

Baca Juga: Suap Lobster Edhy Prabowo, KPK Sudah Sita Uang Rp 16 Miliar

Nama Gibran Rakabuming Raka terseret dalam kasus korupsi dana bansos COVID-19 yang dilakukan oleh Mensos Juliari Batubara. Gibran yang belum lama ini memenangkan Pilkada Solo disebut-sebut ikut merekomendasikan PT Sri Rezeki Isman (Sritex) dalam pengadaan goodie bag bansos untuk Kementerian Sosial.

Tudingan kepada Gibran bermula setelah tertangkapnya Juliari Batubara oleh KPK. Mensos Juliari Batubara telah ditangkap KPK dan ditetapkan sebagai tersangka dalam penyelewengan dana bansos COVID-19. Kasus yang menjerat kader PDI Perjuangan ini kemudian terus didalami KPK hingga menyeret sejumlah tokoh.

Juliari ditetapkan sebagai tersangka korupsi bantuan sosial Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek Tahun 2020. Politisi Partai PDI Perjuangan itu diduga mendapatkan jatah atau fee sebesar Rp 10 ribu per paket bansos.

Investigasi Majalah Tempo setelah terungkapnya kasus Mensos Juliari Batubara menyeret Gibran Rakabuming Raka dalam korupsi tersebut.

Gibran yang juga berasal dari PDI Perjuangan itu disebut-sebut telah merekomendasikan PT Sri Rezeki Isman (Sritex) dalam pengadaan goodie bag bansos untuk Kementerian Sosial.

Baca Juga: Ruhut Bela Gibran: Semakin Tinggi Pohon Semakin Kencang Angin Berhembus

"Menurut dua anggota staf tersebut, masuknya nama Sritex merupakan rekomendasi putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka 'Itu bagian anak Pak Lurah'" demikian laporan Majalah Tempo seperti dikutip Suara.com.

Load More