Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 22 Desember 2020 | 16:26 WIB
Suasana area tes cepat antigen di Stasiun Kereta Api Tugu Yogyakarta, Selasa (22/12/2020) - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Ratusan calon penumpang kereta api jarak jauh yang hendak berangkat dari Stasiun Kereta Api Tugu Yogyakarta pada Selasa (22/12/2020) terpaksa gigit jari. Mereka harus rela tiketnya dikembalikan karena tidak melengkapi syarat keberangkatan dengan menunjukkan hasil negatif tes cepat antigen atau swab PCR.

"Ada sekitar 150 sampai 200 penumpang yang hari ini kami kembalikan tiketnya karena hanya membawa surat bebas influenza dari dokter. Lainnya juga hanya membawa rapid test antibodi, tapi memang beberapa ada yang meminta reschedule," ujar Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Supriyanto saat dikonfirmasi awak media.

Supriyanto menyebutkan, memang banyak penumpang yang terpaksa ditolak pada hari pertama penerapan tes cepat antigen sebagai syarat bagi penumpang KAI, khususnya di Stasiun Yogyakarta sendiri. Meski begitu, beberapa calon penumpang sudah ada yang melakukan tes cepat antigen secara mandiri atau mau memanfaatkan fasilitas di stasiun.

Dijelaskan Supriyanto bahwa aturan itu mulai berlaku pada 22 Desember 2020 hari ini hingga 8 Desember 2020. Aturan itu berlaku bagi penumpang jarak jauh dengan membawa hasil negatif rapid test antigen, yang berlaku tiga hari, atau hasil negatif swab PCR, yang berlaku selama 14 hari.

Baca Juga: Wali Kota Batu Membantah Pemberlakukan Rapid Antigen

"Walaupun juga masih cukup banyak yang ditolak atau milih ganti jadwal, penerapan hari pertama ini, rata-rata penumpang sudah banyak yang melakukan rapid test antigen secara mandiri," ucapnya.

Dijelaskan Supriyanto, Stasiun KA Tugu Yogyakarta telah menyiapakan kuota tes cepat antigen sendiri sebanyak 500 unit. Namun, angka tersebut juga terbilang fluktuatif, mengikuti perkembangan di lapangan dan animo masyarakat.

Tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah tersebut akan terus bertambah dalam sehari pelaksanaannya. Tes cepat antigen di Stasiun KA Tugu Jogja sendiri dimulai pada jam 07.00 WIB sampai dengan 20.30 WIB bagi penumpang yang sudah punya kode booking.

"Kita siapkan 500 alat setiap hari, tapi itu akan menyesuikan kebutuhan di lapangan Jika memang penumpang bertambah, maka logistik rapid test antigen pun juga kami tambah," terangnya.

Supriyanto mengungkapkan, tujuan penumpang hingga saat ini tidak hanya didominasi ke arah barat atau ke Jakarta saja, tetapi juga ke arah timur atau Surabaya maupun Ketapang.

Baca Juga: Tak Tahu Ada Aturan Rapid Test, Anggi Bingung Saat Tiba di Stasiun Tugu

Terkait antisipasi kerumunan yang berpotensi terjadi saat antrean tes cepat antigen di stasiun, Supriyanto mengaku telah menyiapkan skema tersendiri, ditambah dengan selalu menempatkan petugas yang berjaga untuk mengatur penumpang yang datang agar tidak berkerumun.

Load More