SuaraJogja.id - Rangkaian libur panjang dalam rangka Natal dan Tahun Baru 2020 dimulai hari ini, Kamis (24/12/2020). Hanya saja jumlah pengunjung kawasan pantai selatan Gunungkidul ataupun Bantul masih terlihat landai. Padahal biasanya, kawasan pantai menjadi primadona wisata di Kabupaten Gunungkidul serta Bantul.
Hingga sore hari, tak ada penumpukan wisatawan di sejumlah pantai. Sebut saja pantai di Pantai Kukup ataupun Krakal Tanjungsari dan beberapa pantai lain tak terlihat adanya penumpukan wisatawan. Awal libur panjang ini nampaknya belum banyak memanfaatkannya untuk liburan.
Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron Supardi. Ia mengatakan nyaris tak ada antrean kendaraan di pintu retribusi, baik roda dua, roda empat, hingga kendaraan besar seperti bus. sebagian besar wisatawan datang dari luar daerah.
"Kalau lihat plat nomor kendaraannya, kebanyakan berasal dari Jawa Tengah,"ujarnya.
Meski masih sepi, petugas di TPR Baron bersiaga selama 24 jam penuh selama libur akhir tahun. Mereka membagi tugas dalam 2 shift, pukul 08.00-16.00 WIB dan 16.00-08.00 WIB. Terkait dengan surat keterangan rapid test, pihaknya tidak menanyakan surat keterangan non-reaktif Rapid Antigen Test pada wisatawan.
Pasalnya, tidak ada instruksi untuk melakukan hal tersebut. Namun ia menandaskan penanganan sesuai protokol kesehatan (prokes) standar, seperti pengecekan suhu tubuh dan penggunaan masker. Selain prokes standar, Pardi juga melakukan pendataan para pengunjung yang melintasi TPR.
"Wisatawan tetap kami minta mengisi data diri di aplikasi Visiting Jogja, sesuai kebijakan dari Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul,"tambahnya.
Kepala Seksi Pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Gunungkidul, Aris Sugiyantoro mengakui jika hari pertama libur panjang, belum banyak wisatawan yang datang ke Gunungkidul. Sejumlah obyek wisata cenderung lengang dan tidak ada penumpukan wisatawan.
"Untuk data pastinya belum masuk. Tetapi kalau kita amati hanya mirip libur akhir pekan, hari Sabtu,"ungkapnya.
Baca Juga: Nataru, Satpol PP Gunungkidul Kurang Personel Usai Anggota Positif Covid-19
Hal serupa juga terjadi di wilayah Kabupaten Bantul, belum banyak wisatawan yang datang ke Kota Geplak ini. Bahkan sejumlah obyek wisata yang ditarik retribusi masih cenderung lengang belum ada lonjakan.
"Iya benar, cenderung sepi. Besok mungkin mulai ramai,"ujar Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adhi.
Laki-laki yang akrab dipanggil Ipung ini mengatakan kondisi TPR Depok selama hari Kamis ini lancar, aman dan terkendali. Jumlah pengunjung hingga jam13.00 sampai 15.18 WIB sebanyak 500 orang. Sementara suasana di TPR Induk Parangtritis, kondisi lalu lintas lancar, aman terkendali.
Dari pagi hingga pukul 13.30 WIB, jumlah pengunjung 2620, sedang yang update di Visiting Jogja 2275. Beberapa kendaraan luar kota yang masuk antara lain plat BE, BH, L, H, F, AA, AD, E serta AB. Hadir petugas dari Polres, Polairud, Koramil, Dishub, Pol PP dan petugas pengendalian tambahan dari Dinas Pariwisata 4 orang
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan
-
JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang