Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Pustopo berperan sebagai penjual dawet daun kelor yang merupakan salah satu produk UMKM di pameran "UMKM Sleman Bangkit" di Atrium Shinta Sleman City Hall (SCH), Jumat (25/12/2020). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]
"Ibaratnya pelaku UMKM di HIPPI ini sudah mapan terlebih dulu. Lalu mereka membimbing teman-teman yang masih merintis, yang masih mikro untuk semakin berkembang. Jadi support dari Dinas di sini sebagai konsultan untuk membimbing UMKM semisal mungkin tentang mencari perizinan, modal murah, hingga membuat desain pengemasan yang menarik," tandasnya.
Pustopo menambahkan pameran ini adalah yang pertama dilakukan tengah pandemi Covid-19. Pihaknya akan terus mendorong untuk makin banyak agenda serupa ke depan bagi perkembangan ekonomi di Sleman.
"Saya dorong untuk melakukan pameran-pameran yang lain. Prinsipnya soal pengembangan ekonomi apalagi UMKM tetap kita dorong," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun