Ia juga menyampaikan bahwa layanan berbasis digital ini diharapkan bisa menunjang gerakan non-tunai. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan lebih banyak masyarakat yang beralih kepada model tranpostasi publik yang saat ini masih gratis. Penumpang cukup mengeluarkan kartu transaksi non-tunai dan membuka aplikasi untuk melihat rute perjalanan dan keberangkatannya guna mengetahui mobilisasi dengan mudah.
Program ini menggunakan Bus sedang dilengkapi dengan area untuk penumpang difabel. Karateristik bus ini memiliki dua pintu masuk di bagian depan dan tengah. Pelayanan Teman Bus di Yogyakarta sudah melayani tiga koridor sejak September 2020 dengan menggunakan IT lengkap. Diharapkan pelayanan serupa juga akan segera hadir di kota-kota besar lainnya. Marta meminta masyarakat untuk segera mencoba aplikasi Teman Bus dan mensosialisasikannya.
Terakhir Direktur Utama PT Jogja Tugu Trans, Agus Andrianto mengatakan kepercayaan kepada perusahaannya sebagai operator Buy The Service akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Pada tahun 2020 ini juga Jogja sudah bisa melakukan pelayanan penuh seperti yang diperintahkan Kementerian Perhubungan dan sudah beroperasi sejak tanggal 2 Oktober 2020. Jogja menjadi salah satu kota yang paling cepat merealisasikan tugas dari kementerian.
"Alhamdulillah sampai saat ini penumpang yang ada di BTS lima kota di Indonesia tembus di angka 2 juta," terang Agus.
Ke depannya ia berharap semakin banyak masyarakat yang akan menggemari untuk menggunakan bus tersebut. Seperti yang disampaikan sebelumnya, bahwa bus ini berbeda dengan bus lainnya karena dilengkapi dengan peralatan yang mendukung pelayanan yang aman dan nyaman untuk masarakat. Launching BTS di tiga jalur tersebut ditandai dengan pemotongan pita dan pecah kendil oleh beberapa pejabat yang ahdir secara langsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik
-
Perjalanan Merawat Arum Manis Jadul, Kisah UMKM Bertahan di Tengah Harga Bahan Baku yang Melonjak
-
Jangkau 60 Ribu Desa, 1,06 Juta BRILink Agen Dorong Literasi Keuangan Masyarakat
-
Sambut HUT ke-15, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Gelar Donor Darah: Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama
-
Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar