Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)
"Sekarang kita lihat, pusat perbelanjaan modern hanya ada di Sleman dan Kota Jogja itu mungkin juga menyumbang. Aktivitas perkantoran swasta yang dulu berhenti sekarang tetap hidup lagi, tidak mungkin dihentikan sama sekali, bisa jadi ini juga penyumbang lain. Begitu juga dengan pondok pesantren dimungkinkan tetep menyumbang kasus Covid-19. Banyak kemungkinan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Kemenkes Siapkan 1.300 Tempat Tidur Tambahan
-
Nyaris Kolaps! Ruang ICU dan Isolasi Covid-19 di 6 Daerah Ini Sudah Penuh
-
Jangan Liburan, Ruang ICU dan Isolasi Covid-19 di 6 Daerah Ini Sudah Penuh
-
Tren Penularan Covid-19 di Balikpapan Meningkat, ICU RSKD Terisi Penuh
-
Hari Natal, Ruang ICU dan HCU Covid-19 di Tangsel Penuh 100 Persen
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026