- Aparat kepolisian menggerebek kantor di Jalan Gito Gati, Sleman, Yogyakarta, yang dipastikan sebagai markas scammer jaringan internasional.
- Penggerebekan yang terjadi pada Senin siang tersebut sempat viral melalui video yang beredar luas di media sosial.
- Polisi menyita puluhan ponsel dan laptop sebagai barang bukti dari lokasi dugaan tindak pidana terorganisir tersebut.
SuaraJogja.id - Sebuah kantor di Jalan Gito Gati, Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendadak menjadi perhatian publik setelah digerebek aparat kepolisian. Informasi penggerebekan tersebut pertama kali mencuat lewat sebuah video yang beredar luas di media sosial.
Polisi kemudian memastikan bahwa lokasi tersebut merupakan markas scammer jaringan internasional yang telah lama beroperasi.
Berikut rangkuman fakta-fakta penting terkait pengungkapan kasus tersebut.
1. Video Penggerebekan Sempat Viral di Media Sosial
Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah personel kepolisian meninggalkan sebuah kantor di Jalan Gito Gati ramai diperbincangkan warganet. Video itu diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover. Dalam rekaman tersebut, tampak banyak personel polisi keluar dari lokasi dengan menggunakan truk Dalmas, mobil patroli, hingga sepeda motor.
Video tersebut memicu spekulasi publik terkait aktivitas di dalam kantor itu. Namun, tak lama setelah viral, unggahan tersebut diketahui telah dihapus dari akun yang bersangkutan.
2. Polisi Pastikan Lokasi Adalah Markas Scammer
Menanggapi beredarnya video tersebut, pihak kepolisian akhirnya memberikan klarifikasi. Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi, membenarkan bahwa penggerebekan memang dilakukan oleh jajarannya.
Ia memastikan kantor di Jalan Gito Gati tersebut diduga kuat menjadi lokasi praktik tindak pidana scam jaringan internasional.
“Diberitahukan kepada masyarakat bahwa kejadian tersebut merupakan pengungkapan dugaan tindak pidana scam jaringan internasional yang sedang ditangani Polresta Jogja,” ujar Gandung saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Lalin Tol Solo-Yogyakarta Segmen Kartasura-Prambanan Melonjak 61,2 Persen Saat Nataru
3. Penggerebekan Terjadi Senin Siang
Penggerebekan dilakukan pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 15.15 WIB. Aparat kepolisian datang ke lokasi secara serentak dan langsung mengamankan area kantor yang berada di lingkungan permukiman warga tersebut.
Sejumlah personel tampak berjaga di sekitar lokasi selama proses penggerebekan berlangsung, guna memastikan situasi tetap kondusif dan tidak mengundang kerumunan warga.
4. Saksi Mata Diminta Menyaksikan Proses Penggerebekan
Salah satu saksi mata yang berada di sekitar lokasi menuturkan, dirinya diminta oleh petugas kepolisian untuk ikut menyaksikan jalannya penggerebekan. Saat itu, ia sedang beraktivitas di sekitar rumahnya sebelum didatangi oleh salah satu anggota polisi.
“Saya ke sana itu sudah proses penggerebekan. Ada anggota yang menemui saya dan meminta untuk menyaksikan jalannya penggerebekan,” ujarnya saat ditemui wartawan.
Menurutnya, proses penggeledahan dilakukan secara menyeluruh dari lantai bawah hingga lantai atas kantor tersebut.
5. Polisi Sita Puluhan Ponsel dan Laptop
Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa ponsel dan laptop. Saksi mata menyebut jumlahnya cukup banyak karena hampir setiap ruangan di kantor tersebut memiliki perangkat elektronik.
“Barang bukti berupa beberapa HP dan laptop. Banyak sekali. Di lantai bawah ada, di lantai atas juga ada kamar-kamar, dan setiap kamar itu ada barang buktinya masing-masing di atas meja,” katanya.
Penyitaan perangkat elektronik ini diduga berkaitan dengan aktivitas penipuan yang dilakukan secara terorganisasi dan melibatkan komunikasi lintas negara.
6. Kasus Masih Dalam Proses Pendalaman
Kasat Reskrim Polresta Jogja, Kompol Riski Adrian, membenarkan bahwa pihaknya telah mengungkap dugaan tindak pidana tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap pendalaman lebih lanjut.
“Benar, Polresta Jogja berhasil mengungkap dugaan tindak pidana scam jaringan internasional di Jalan Gito Gati. Sampai saat ini masih proses pendalaman dan akan segera kami sampaikan perkembangannya,” ujarnya.
Kapolresta Jogja, Kombes Eva Guna Pandia, juga menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terkait masih terus berlangsung.
7. Pegawai Mengaku Sebagai CS dan Admin
Warga sekitar mengaku tidak mengetahui aktivitas mencurigakan dari kantor tersebut selama beroperasi. Salah satu saksi berinisial N menuturkan bahwa para pegawai di kantor itu mengaku bekerja sebagai customer service (CS) dan admin.
“Kita tahunya mereka CS, admin. Soal kegiatannya di dalam seperti apa, warga sekitar kurang tahu,” ujar N.
Menurutnya, kantor tersebut beroperasi selama 24 jam penuh tanpa henti. Setiap hari, puluhan kendaraan terlihat terparkir di halaman kantor. Para pegawai didominasi anak muda dengan pakaian kasual dan tanpa seragam resmi perusahaan.
Hingga kini, Polresta Jogja masih mendalami peran masing-masing pegawai serta jaringan yang terlibat dalam praktik scam internasional tersebut. Polisi memastikan akan menyampaikan informasi terbaru seiring perkembangan penyelidikan.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Geger! Mahasiswi Dibegal Payudara di Bantul, Pelaku Dikejar Warga hingga Tertangkap
-
Jadwal Azan Magrib di Jogja pada 21 Februari 2026, Lengkap dengan Doa Buka Puasa
-
Ngabuburit di Jogja: 5 Destinasi Seru dan Ramah Kantong untuk Menanti Buka Puasa!
-
6 Fakta Guru SLB di Jogja Diduga Lecehkan Siswi Difabel, Kasusnya Kini Diproses Polisi
-
Diduga Lakukan Pemerasan, Polda DIY Nonaktifkan dan Patsus Anggota Satintelkam Polres Bantul